Daftar Tanya Jawab
Simak pertanyaan-pertanyaan yang sering diajukan kepada kami, tentang gigi dan mulut, yang mungkin berguna pula untuk Anda
Topik
TANYA
Berapa kali sebaiknya menyikat gigi dalam sehari ?
JAWAB

Yang terbaik adalah menyikat gigi dua kali sehari, setelah sarapan pagi dan sebelum tidur. Menyikat gigi akan bermanfaat jika dilakukan dengan benar, yaitu membersihkan semua lapisan plak gigi. Jika kurang bersih, plak akan ‘menangkap’ sisa-sisa makanan yang ada di dalam mulut dan menjadi karang gigi.

TANYA
Bagaimana cara mengatasi bau mulut ?
JAWAB

Mengatasi bau mulut bisa dilakukan dari dalam mulut, yaitu dengan menyikat gigi secara teratur setidaknya dua kali sehari. Ketika menyikat gigi, pastikan juga lidah dibersihkan untuk mencegah pertumbuhan bakteri dari sisa makanan yang tertinggal di mulut. Menghindari merokok dan makanan berbau tajam, seperti durian dan bawang putih, juga bisa membantu mencegah bau mulut. Berkumur dengan cairan pembersih mulut yang mengandung zat-zat anti-bakteri juga bisa membantu mengatasi bau mulut tidak sedap

TANYA
Kenapa gusi bisa berdarah ?
JAWAB

Penyebab gusi berdarah bisa disebabkan berbagai hal, seperti peradangan gusi, menyikat terlalu keras, bulu sikat yang sudah kasar, atau cara menggosok yang salah.

TANYA
Apa penyebab gusi sakit dan bagaimana cara mengatasinya ?
JAWAB

Rasa sakit pada gusi biasanya disebabkan oleh tidak adanya penanganan pada gigi berlubang yang terkena infeksi bakteri. Timbunan karang gigi dan tumbuhnya gigi bungsu juga bisa menimbulkan rasa sakit pada gigi. Disarankan untuk memeriksakan ke dokter gigi setiap kali merasakan gusi sakit, agar bisa mendapatkan penanganan yang tepat sesuai penyebabnya.

TANYA
Apakah ada cara untuk mencegah gigi sensitif ?
JAWAB

Ya, salah satunya dengan tidak menggosok gigi terlalu keras. Kenali gigi dan gusi Anda, lalu gunakan sikat dan pasta gigi yang sesuai dengan kondisi gigi Anda. Untuk gigi sensitif disarankan unutk memakai sikat gigi dengan jenis bulu yang lunak dan hindari menggunakan sikat gigi dengan bulu yang sudah rusak. Sensitifitas gigi juga bisa dikontrol dengan mengunjungi dokter gigi setiap 6 bulan sekali.

TANYA
Apa yang menyebabkan gigi terasa ngilu ketika minum air dingin ?
JAWAB

Jika gigi terasa ngilu ketika sedang minum air dingin, maka itu salah satu ciri gigi sensitif. Gigi bisa mejadi sensitif karena berbagai hal, di antaranya menyikat gigi yang terlalu keras, kurang memperhatikan kebersihan rongga gigi dan mulut, yang bisa disebabkan oleh sisa-sisa makanan yang menumpuk

TANYA
Beberapa orang memiliki gigi yang berwarna kekuningan bahkan cokelat. Apa yang menyebabkan hal ini ?
JAWAB

Perubahan warna gigi yang cukup ekstrim seperti ini biasanya disebabkan oleh kebiasaan buruk merokok, atau mengkonsumsi kopi dan teh secara berlebih. Dan seperti yang telah dijelaskan di pertanyaan sebelumnya, mengkonsumsi makanan yang terlalu masam atau terlalu manis secara reguler juga bisa membuat gigi tidak lagi berwarna putih cerah.

TANYA
Apa yg menyebabkan gigi tidak berwarna putih cerah ?
JAWAB

Setiap orang bisa memiliki warna gigi yang berbeda, yang disebabkan oleh faktor genetik, yang mempengaruhi pertumbuhan gigi. Selain faktor genetik, warna gigi yang tidak cerah juga bisa disebabkan oleh faktor eksternal, seperti kebiasaan individu untuk merokok, atau mengkonsumsi makanan dan minuman yang bisa membuat warna alami gigi berubah, misalnya kopi, teh, wine, dan makanan-makanan yang mengandung zat pewarna buatan. Tidak hanya zat pewarna buatan yang dikonsumsi secara terus menerus yang bisa membuat warna gigi ‘pudar’, asam yang terdapat pada buah-buahan yang sudah tidak segar juga bisa menyebabkan perubahan warna alami gigi.

TANYA
Kenapa gigi bisa sampai berlubang ?
JAWAB

Dua penyebab utama gigi berlubang adalah bakteri dan gula. Ketika bakteri di mulut ‘bertemu’ dengan gula dari sisa-sisa makanan di sela-sela gigi, bakteri akan menghasilkan asam yang berasal dari gula ini dan menyebarkannya ke sekitar gigi, dan membuat email gigi berlubang. Lubang yang awalnya kecil ini akan menjadi celah yang menampung sisa-sisa makanan berikutnya, dan bakteri akan mengulangi proses pengasaman tadi sehingga lubang semakin lama semakin besar, yang jika tidak segera diatasi akan mengenai saraf dan menimbulkan rasa sakit yang luar biasa.

TANYA
Apakah ada cara tepat untuk mengatasi gigi berlubang ?
JAWAB

Langkah-langkah yang tepat untuk mengatasi gigi berlubang adalah mengobatinya, merawat dan menambalnya, sesuai indikasi dan prosedur operasional standar yang telah ditentukan. Cara yang terbaik untuk mengatasi gigi berlubang adalah pencegahan dengan menyikat gigi secara baik dan benar untuk menjaga kebersihan dan kesehatannya. Menghindari makanan yang mengandung gula dengan kadar tinggi dan rutin memeriksakan gigi ke dokter gigi (setidaknya 6 bulan sekali) juga bisa membantu mencegah gigi berlubang.

=