#01 Pertanyaan:
Dok, saya mau bertanya, mengapa setiap gusi saya tergigit atau terkena gesekan dengan gigi, selalu menjadi sariawan? Rasanya sangat tersiksa jika hampir setiap bulan saya sariawan karena hal ini. Mohon jawabannya ya, Dok. Terima kasih.

 #1 Jawaban:

Ada beberapa orang yang memiliki masalah kesensitifan seputar jaringan lunak di dalam mulutnya. Jika Melynda merasa sering terkena sariawan karena gusinya sering tergigit, sebaiknya diperiksakan ke dokter gigi apakah koordinasi proses menggigit antara gigi atas dan gigi bawah masih tergolong normal atau tidak. Misalnya: banyak gigi yang hilang atau susunan giginya berantakan, sehingga menjadi salah satu penyebab utama gusi yang secara konsisten saat sedang makan.

Untuk mengurangi sariawan, sebaiknya rutin scaling/pembersihan karang gigi setiap enam bulan sekali di klinik gigi, dan jangan lupa untuk rajin mengonsumsi multivitamin, terutama Vitamin C, yang baik untuk mengatasi sariawan.

#02 Pertanyaan:
Dok. nama saya Rizky, saya berusia 28 tahun. Saya memiliki masalah, gigi molar 3 saya mengalami impaksi dan membuat gigi molar 2 mengalami karies sehingga mendekati saraf gigi. Dengan kondisi ini, apakah gigi molar 2 saya perlu dicabut? Jika saya melakukan PSA, apakah bisa berhasil, Dok?

#2 Jawaban:

Untuk kasus gigi impaksi, memang harus ada foto hasil rontgen baru bisa diputuskan penanganan seperti apa yang sebaiknya dilakukan. Biasanya kalau karies gigi terjadi di samping atau di bawah gusi, bisa mempersulit dalam tindakan PSA, sehingga perawatan PSA untuk gigi Molar 2 memiliki kemungkinan yang sangat kecil untuk berhasil, dan tindakan selanjutnya yang disarankan adalah pencabutan gigi. Tapi untuk gigi Molar 3 yang terkena pengaruh dari gigi Molar 2, tidak disarankan untuk dilakukan operasi atau pencabutan, karena sebenarnya ada kemungkinan setelah gigi Molar 2 – yang kariesnya sudah mencapai syaraf gigi – dicabut, maka gigi Molar 3 itu bisa tumbuh di tempat gigi Molar 2 yang dicabut tadi. Dan sebetulnya gigi tersebut masih sehat dan bisa masih bisa dirapikan dengan pemakaian behel/kawat gigi. Jadi untuk penanganan yang terbaik sebenarnya bergantung pada dokter gigi yang membantu mengatasi masalah gigi Anda nanti.

 

Terima kasih atas pertanyaan Anda,

Team Ciptadent Rawat Gigiku

« Kembali