#1 Pertanyaan (dari Amanda N.) :
Halo dokter, saya mau bertanya, apakah prosedur pemutihan gigi
(bleaching) dengan frekuensi 3 bulan sekali dianjurkan dan apakah punya efek samping untuk kekuatan giginya? Soalnya suami saya perokok  dan peminum kopi cukup berat, dan dia setahun terakhir lumayan sering bleaching dalam 1 tahun terakhir.

Jawaban (drg. Lusi) :

Bleaching/pemutihan gigi memang ada efek sampingnya, gigi jadi lebih sensitif terhadap makanan yg ekstrim seperti dingin, asam & gigi lebih cepat rapuh di kemudian hari. Jadi mesti dirawat dengan rajin memakai pasta gigi yang mengandung fluoride untuk mencegah rapuhnya gigi karena sering di-bleaching.

#2 Pertanyaan (dari Echi) :

Dok, ada bintil bintil kecil pada sudut bibir atas saya. Penyakit apakah itu, dok? Saya takut ini sesuatu yang bisa menjadi serius.

Jawaban (drg. Lusi) :

Untuk mendiagnosa keadaan bintil kecil di sudut mulutnya memang harus dilihat langsung, tidak bisa diterka-terka. Perlu anamnesa akurat sebelum proses bintil disudut mulutnya ada, apakah karena alergi obat/makanan tertentu, hygiene mulut yang buruk, gizi yang kurang, dll. Angular cheilitis biasa disebut untuk radang di sudut mulut, faktor penyebab bisa karena infeksi bakteri/jamur/virus. Segera mengunjungi dokter gigi setempat untuk penanggulangan bintil di sudut mulutnya, jika dirasa sudah sangat mengganggu, dirasa perih, melebar bentuknya, terasa perih & panas & tidak sembuh lebih dari 2 minggu.

Jika karena faktor iritasi sesaat, mestinya bisa sembuh dengan sendirinya, minum air putih yang banyak, minum multivitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh & hindari makanan yg dialergiin/minuman yg mengandung alkohol/rokok, istirahat & pola hidup yang sehat.

#3 Pertanyaan (dari Rosy A.) :

Dok, apakah tidak apa-apa jika balita menelan pasta gigi anak ? Dan bagaimana agar si kecil terbiasa mau gosok gigi ?

Jawaban (drg. Lusi) :

Pasta gigi khusus anak aman jika tertelan sedikit, tapi sebaiknya jika bunda ingin membersihkan gigi anak yg belum bisa  berkumur sendiri, pakailah kain kasa di jari bunda, terus dicelupkan ke air matang untuk membersihkan gigi, gusi, lidah anak atau bisa pakai sikat gigi dicelupkan ke air minum hangat tanpa pasta gigi/odol juga boleh untuk membiasakan anak dengan sikat gigi untuk membersihkan giginya.

Jadi tdk mutlak sikat gigi harus pake odol jika anak bunda belum bisa berkumur. Untuk mengajarkan si anak mau sikat gigi, banyak trik yang bisa diterapkan:

1. Tiap bunda mau sikat gigi, ajak si anak ikut serta, bunda bisa mencontohkan sikat gigi sehingga kadang si kecil juga jadi terpancing untuk sikat gigi.

2. Jangan sesekali memaksa anak sikat gigi, jika si anak lagi tidak mood, karena nantinya malah si kecil trauma & akhirnya malah tidak mau sikat gigi.

3. Perbanyak pengetahuan/edukasi untuk anak lewat cerita/tontonan video/games khusus anak, yang bertemakan kesehatan gigi dan cara menyikat gigi, biasanya anak pasti ingin menirukan apa yang dia dengar & dia lihat.

« Kembali