#01 Pertanyaan:

assalamualaikum dok. Saya ibu rumah tangga usia 35 th. gigi saya yang rahang bawah bagian depan sangat tidak rapi dan terlihat jarang jadi kalau berbicara terlihat seperti ompong apakah bisa di tambal? kata dokter gigi di puskesmas tempat saya melakukan scalling katanya gusinya ikut terturun karena kerak gigi yang sudah terlalu lama.

 #1 Jawaban:

Tindakan setelah pembersihan karang gigi atau scalling gigi memang membuat ibu kaget karena gigi kelihatan ada sela-sela/jadi jarang, ini tadinya keisi dengan karang giginya ibu. Penambalan gigi bisa dikerjakan di daerah leher gigi/cervical gigi saja yg gusinya turun, tapi untuk sela antara gigi saya tdk menyarankan untuk ditambal karena kurang efektif. Perlu dilakukan perawatan orthodonthi dengan pemakaian kawat gigi/behel untuk merapikan gigi yg berantakan & merapatkan gigi-gigi yg jarang tersebut sepanjang giginya tidak ada kegoyangan/dinyatakan sehat jaringan periodontal/jaringan pendukung giginya. Banyak pilihan untuk solusi gigi ibu yang jarang, sebaiknya konsultasikan lagi kepada dokter gigi setempat terlebih dahulu. Demikian jawaban dari saya.

#02 Pertanyaan:

Anak saya Usianya 3 Tahun, Giginya sekarang berlubang, dan sering mengeluh sakit. Bagaimana cara mengatasinya untuk sementara. Dan apakah umur 3 tahun lebih baik ditambal saja lubangnya? Anak saya trauma dibawa ke dokter gigi, karena waktu umur 2 tahun pernah gigi depannya patah, terus dipotong oleh dokter dan batas potongannya ditambal. Jadi saya bingung sekarang menanganinya. Terima kasih

#2 Jawaban:

Jika Anda menemukan gigi yang mulai berlubang pada anak Anda, sebaiknya jangan tunda perawatan giginya. Segera tambal gigi anak, sebelum penyakit di gigi yang berlubang menyebar ke gigi-gigi lain yang masih sehat, dan semakin meluas, lalu mengenai saraf giginya.

Kalau anak Anda mengeluh giginya yang berlubang sakit, maka ada kemungkinan giginya yang berlubang sudah cukup dalam dan mengenai lapisan dentin, yang berada di bawah lapisan email. Apabila dibiarkan, lubang di gigi yang telah mencapai lapisan saraf gigi anak akan menyebabkan ia merasakan giginya sakit secara terus-menerus, walaupun tidak ada rangsangan apapun dari makanan yang dikonsumsinya. Memang dibutuhkan kesabaran ekstra dari orangtua & dokter gigi untuk perawatan bagi anak yang giginya bermasalah.

#3 Pertanyaan:

Selamat siang dok. Saya mau tanya mengenai pipi sebelah kiri saya. kenapa ya dok setiap saya kelelahan, pipi kiri saya selalu membengkak tetapi gigi saya  tidak sakit? Dan kalau terlambat sikat gigi 2 atau 3 hari mulai lagi bengkaknya, apa kah ini tanda tanda kanker mulut ya dok? Saya takut.

#3 Jawaban:

Untuk mengetahui permasalahan pipi yang bengkak, perlu dilakukan pemeriksaan visual langsung ke dokter gigi setempat. Sebaiknya jangan terburu-buru berpikir kalua ini adalah gejala kanker mulut, karena dalam kasus yang lebih umum juga sering ditemukan kondisi seperti ini yang disebabkan oleh buruknya oral hygine perseorangan, kebiasaannya yang jarang membersihkan karang gigi, lalu banyaknya gigi berlubang, dan terkadang sisa akar gigi juga tidak dicabut.

Banyak pasien yang menganggap gigi yang sudah mati syarafnya, dan tinggal tersisa akar, sudah aman karena tidak sakit lagi. Sebetulnya hal ini belum tentu benar, karena sisa akar gigi dan gigi yang bolong juga bias menimbulkan bengkak ke pipi dan gusi akan jadi sakit setelah beberapa waktu, terutama di saat daya tahan tubuh sedang menurun, misalnya terlalu lelah, demam, flu, batuk, dll.

« Kembali