10 October 2019
Kalyana bertanya :

Dok, gimana cara perawatan gigi palsu yang benar? apakah setiap kali habis makan memang harus dibersihkan atau cukup saat mau tidur saja? Terima kasih

drg. Benedict Natanael Sunarja menjawab:

Selamat Siang Kalyana, terima kasih atas pertanyaannya.

Gigi merupakan salah satu hal yang harus diperhatikan kesehatan dan kebersihannya. Begitu juga untuk gigi tiruan harus dijaga kebersihannya. Untuk menjaga kebersihannya gigi tiruan, tergantung dari sisa gigi asli yang masih ada. Apabila gigi sisa masih ada, maka untuk membersihkannya dapat dilakukan setelah sarapan pagi dan sebelum tidur, saat kita menggosok gigi asli yang masih ada. Namun apabila sudah tidak ada sisa gigi lagi, maka dapat dibersihkan setiap kita habis makan, atau setiap 6 jam sekali.

Membersihkan gigi tiruan ada bermacam - macam cara seperti :

  1. Gunakan pembersih gigi tiruan khusus yang telah direkomendari dokter gigi.
  2. Jangan menggunakan pasta gigi untuk membersihkannya.
  3. Gunakan sikat gigi yang lembut, agar tidak memberikan goresan pada gigi palsu.
  4. Rajin menghilangkan sisa makanannya.
  5. Ketika tidak menggunakannya, taruh gigi tiruan pada gelas yang berisi air.
  6. Kontrol ke dokter gigi ketika gigi tiruan sudah tidak pas lagi di gigi.

Sekian informasi yang bisa Saya berikan, semoga berguna

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


10 October 2019
Sherlya bertanya :

Assalamu'alaikum ,dok. Umur saya 14 thn,saya ingin bertanya,apakah gigi seri depan manusia yang berumur 14 thn kalau dicabut akan tumbuh kembali? Mohon di jawab dok . Terima kasih sebelumnya.

drg. Benedict Natanael Sunarja menjawab:

Selamat Siang Sherlya, terima kasih atas pertanyaannya.

Terdapat 2 macam jenis gigi yang ada di rongga mulut kita yaitu gigi susu dan gigi permanen. Gigi susu akan terganti dengan gigi permanen seiring pertambahan usia. Gigi susu akan tanggal pada periode usia 6 - 12 tahun.

Untuk kasus Anda, gigi seri depan biasanya tumbuh di periode usia 7 - 8 tahun setelah gigi susunya tanggal. Jika Anda berusia 14 tahun maka kemungkinan besar gigi seri depan Anda sudah merupakan gigi tetap. Apabila sudah berupa gigi tetap, maka tidak mungkin akan tumbuh kembali.

Oleh sebab itu apabila gigi seri depan Anda bermasalah maka Anda dapat menemui dokter gigi terdekat untuk melihat kondisi giginya. Bila gigi tersebut masih bisa ditambal maka lebih baik dilakukan perawatan gigi seperti penambalan dan perawatan saluran akar. Namun apabila sudah sangat rusak maka opsi pencabutan mungkin dilakukan yang bisa digantikan dengan gigi palsu.

Sekian informasi yang bisa Saya berikan, semoga berguna

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


09 October 2019
rika bertanya :

Cara menyjaga gigi dengan baik

drg. Benedict Natanael Sunarja menjawab:

Selamat Siang rika, terima kasih atas pertanyaannya.

Menjaga kebersihan gigi harus kita lakukan setiap hari agar terhindar dari penyakit gigi seperti gigi berlubang, gusi bengkak dan bau mulut.

Caranya bermacam - macam seperti :

  1. Jangan menyikat gigi terlalu keras.
  2. Sikat gigi setelah sarapan pagi dan sebelum tidur.
  3. Gunakan pasta gigi yang mengandung fluoride, active IPMP, dan pro xylitol complex untung mencegah plak, menyegarkan nafas, menjaga kesehatan gusi, mencegah gigi berlubang dan menjaga kekuatan enamel gigi.
  4. Jangan merokok.
  5. Jangan melakukan kebiasaan buruk, seperti menggigit kuku, membuka botol dengan gigi.
  6. Minum banyak air putih.
  7. Membatasi mengkonsumsi makanan manis dan asam.
  8. Makan makanan yang bergizi.
  9. Cek ke dokter gigi tiap 6 bulan sekali.

Cara menyikat gigi yang benar dimulai dari :

  1. Pemilihan pasta gigi yang tepat.
  2. Pemilihan bulu sikat yang lembut tidak terlalu keras.
  3. Cara menyikat gigi yang benar seperti cara memegang sikat dengan sudut 45 derajat.
  4. Teknik menyikat gigi dengan gerakan memutar pada gigi - gigi paling belakang dan teknik vertikal pada bagian depan dan dalam gigi untuk mencegah plak menempel pada bagian tersebut.
  5. Menyikat lidah.
  6. Menggunakan floss atau benang gigi.
  7. Menggunakan obat kumur.

Sekian informasi yang bisa Saya berikan, semoga berguna

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


09 October 2019
Liebe bertanya :

Dok kenapa setiap saya gosok gigi selalu keluar darah yah dok? itu gusinya atau giginya yg berdarah? bagaimana cara mengatasinya dok?

drg. Benedict Natanael Sunarja menjawab:

Selamat Siang Liebe, terima kasih atas pertanyaannya.

Saat menggosok gigi apabila selalu keluar darah, maka kemungkinan besar itu berasal dari gusinya. Namun tidak menutup kemungkinan bahwa darah itu bisa juga berasal dari gigi, seperti pada kasus adanya polip gigi, suatu struktur tambahan dalam rongga mulut yang diakibatkan karena adanya infeksi pada bagian pulpa atau saraf gigi karena pertambahan jumlah sel-sel yang ada di sana. Peradangan ini banyak diakibatkan karena adanya gigi berlubang yang tidak langsung ditangani dengan tepat sehingga cenderung menjadi sarang tempat bakteri dan kuman berkembang biak. Pemeriksaan klinis pada kasus Anda diperlukan untuk melihat dengan jelas penyebabnya. Keduanya, jika darah berasal dari gigi atau gusi sama - sama akan menjadi masalah yang serius apabila dibiarkan.

Gusi yang sering berdarah bisa disebabkan oleh berbagai macam faktor seperti

  • Penyakit gingivitis yaitu peradangan pada gusi yang membuat gusi Anda lebih sensitif dan rentan mengalami perdarahan.
  • Penyakit periodontitis adalah gingivitis yang dibiarkan dan menjadi parah sehingga gigi menjadi infeksi dan gigi menjadi mereggang ataupun tanggal.
  • Penumpukan plak yang sangat banyak dan masuk di bagian gusi sehingga ketika digosok menjadi mudah berdarah.

Yang bisa dilakukan ketika gusi atau gigi berdarah adalah

  1. Menyikat gigi dengan benar dan teratur setiap harinya untuk menjaga kesehatan mulut.
  2. Menyikat gigi dengan menggunakan sikat gigi yang bulunya halus dan lembut dan flexible.
  3. Sikat gigi minimal 2 kali sehari.
  4. Kunjungi dokter tiap 6 bulan sekali untuk kontrol.
  5. Rutin membersihkan karang gigi.

Sekian informasi yang bisa Saya berikan, semoga berguna

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


09 October 2019
Uci Madani bertanya :

Dok, bagaimana cara alami untuk mengobati sariawan?

drg. Benedict Natanael Sunarja menjawab:

Selamat Siang Uci Madani, terima kasih atas pertanyaannya.

Sariawan adalah sebuah luka bisa kecil atau besar, dangkal, dan terasa nyeri yang muncul pada jaringan lunak dalam mulut. Sariawan bisa berada pada dasar gusi, bawah lidah, atau sepanjang sisi rongga mulut.

Penyebabnya beragam bisa karena :

  1. Kekurangan vitamin.
  2. Daya tahan tubuh yang melemah
  3. Kesalahan ketika menyikat gigi ( slip ketika menggosok gigi)
  4. Tergigit oleh gigi kita sendiri ketika mengunyah.
  5. Terbakar karena makanan panas.
  6. Reaksi akibat pengobatan tertentu.
  7. Iritasi akibat penggunaan obat antiseptik di mulut.
  8. Stress.

Beberapa acara alami untuk mengobati sariawan adalah :

  1. Cukupi kebutuhan air putih harian.
  2. Sebaiknya hindari makan yang terlalu panas dan terlalu pedas sampai sariawan menghilang.
  3. Konsumsi sayur dan buah yang banyak mengandung vitamin.
  4. Istirahat yang cukup.
  5. Berkumur air garam ketika dibutuhkan atau obat kumur yang bebas alkohol.
  6. Menjaga kebersihan mulut dengan benar.

Sekian informasi yang bisa Saya berikan, semoga berguna

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


08 October 2019
Nia Kristina bertanya :

Dok, dulu saya punya gigi gingsul 2, dicabut satu oleh dokter gigi di rumah sakit umum, masih ada satu gigi ginsul lagi yang mengganggu penampilan. Apa yang sebaiknya dilakukan, apakah memasang behel atau mencabut gigi satu lagi?

drg. Benedict Natanael Sunarja menjawab:

Selamat Siang Nia Kristina, terima kasih atas pertanyaannya.

Gigi gingsul adalah gigi taring yang telat tumbuh atau gigi taring yang tidak tumbuh pada tempatnya. Penyebab gigi gingsul bermacam - macam antara lain bentuk rahang atas yang terlalu sempit atau karena gigi susu yang tanggal secara prematur.

Pada kasus Anda apakah perlu dicabut atau dibehel semua itu tergantung pada pemeriksaan klinis dari gigi itu tersendiri. Perlu dilakukan dental rontgen untuk melihat posisi dari akar gigi tersebut. Apabila mengganggu penampilan maka akan dikembalikan lagi kepada keinginan Anda dan pemeriksaan penunjang yang dilakukan. Apabila masih bisa di rawat dengan perawatan ortodonti maka bisa dilakukan behel, namun apabila sudah tidak memungkinkan dan perlu dicabut maka bisa dilakukan pencabutan. Semuanya tergantung dari pemeriksaan klinis dan penunjang.

Artikel selengkapnya bisa Anda baca pada tautan berikut Gigi Gingsul, Dipertahankan atau Disingkirkan?

Sekian informasi yang bisa Saya berikan, semoga berguna

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


08 October 2019
Arum bertanya :

Halo dok, saya Arum ibu menyusui, bayi saya usia 4bulan. Apa boleh ibu menyusui cabut gigi? Soalnya gigi geraham kanan belakang saya bolong, kemarin waktu cek sama dokter giginya disuruh cabut, apa ga berbahaya Dok?

drg. Benedict Natanael Sunarja menjawab:

Selamat Siang Arum, terima kasih atas pertanyaannya.

Gigi berlubang atau kondisi dimana lapisan gigi terluar (email gigi) mengalami pengikisan, dapat menimbulkan lubang dari kecil sampai besar. Dari bagian luar saja biasanya ditandai dengan titik atau bercak hitam kecil sampai ada yang meluas mengenai lapisan dentin sampai ke jaringan saraf gigi atau pulpa.

Pada kasus Anda, apabila terdapat gigi yang berlubang, harus dilakukan dental rontgen terlebih dahulu. Jika masih bisa dilakukan perawatan saluran akar, maka mungkin bisa didahulukan untuk melakukan perawatan tersebut. Apabila sudah tidak dapat dilakukan perawatan saluran akar, maka bisa dilakukan pencabutan gigi.

Tindakan cabut gigi biasanya dilakukan pada gigi yang bermasalah dan tidak bisa diperbaiki lagi. Bahaya atau tidaknya, setiap pencabutan memang memiliki risiko, namun untuk kasus Anda, apabila sudah dalam keadaan tidak hamil dan sekarang sedang dalam masa menyusui maka tindakan pencabutan sudah bisa dilakukan.

Selengkapnya, Anda bisa baca pada artikel berikut Ketahui Hal-hal yang Berkaitan dengan Cabut Gigi

Sekian informasi yang bisa Saya berikan, semoga berguna

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


07 October 2019
Ifa bertanya :

Siang dok") Maaf mau tanya jika gigi berlubang tapi tidak sakit tapi saat makan gusi di dekat gigi berlubang itu bengkak dan sakit banget. Itu solusinya gimana dok? Apa saya harus jabut gigi?

drg. Benedict Natanael Sunarja menjawab:

Selamat Siang Ifa, terima kasih atas pertanyaannya.

Gigi berlubang tapi tidak sakit, mungkin diakibatkan karena syaraf pada gigi tersebut sudah tidak berfungsi atau mati. Gusi yang bengkak bisa disebabkan oleh berbagai macam hal. Salah satu yang mungkin terjadi adalah akibat dari adanya gigi yang berlubang. Gigi berlubang atau bolong adalah keadaan gigi dimana lapisan enamel gigi kemudian dentin mengalami pengikisan yang menjadikan gigi menjadi berlubang. Hal ini menandakan adanya penumpukan bakteri pada mulut, yang akhirnya menyebabkan infeksi pada saluran saraf gigi dan berujung dengan terjadinya pembentukan abses pada gigi. Solusinya tergantung dari hasil pemeriksaan yang dilakukan dokter gigi, tindakan kuratif seperti penambalan, perawatan syaraf gigi mungkin dilakukan untuk kasus ini apabila keadaan gigi masih baik. Namun apabila gigi yang tersisa sudah kurang baik, maka mungkin harus di lakukan pencabutan.

Pencegahan yang bisa dilakukan adalah

  1. Menyikat gigi dengan benar dan teratur setiap harinya untuk menjaga kesehatan mulut Anda.
  2. Menyikat gigi dengan sikat gigi yang bulunya halus dan lemut dan flexible.
  3. Sikat gigi 2 kali sehari.
  4. Kunjungi dokter tiap 6 bulan sekali untuk kontrol.
  5. Membersihkan karang gigi.
  6. Mengkonsumsi air larutan garam untuk meredakan perdarahan.
  7. Rajin berkumur dengan obat kumur antiseptik setelah gosok gigi

Sekian informasi yang bisa Saya berikan, semoga berguna

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


06 October 2019
suliati bertanya :

Malam dok saya mau tanya kenapa tiba2 gigi anak saya muncul hitam hitam padahal dia rajin sikat gigi dng benar dia kelas 2smp mohon solusinya dok. sebelumnya saya ucapkan terima kasih

drg. Benedict Natanael Sunarja menjawab:

Selamat Siang suliati

Tanda kehitaman dapat merupakan tanda dari adanya penyakit karies gigi ataupun stain. Apabila kehitaman tersebut tidak menimbulkan lubang, maka mungkin itu adalah stain gigi. Dan jika yang muncul di gigi anak Anda adalah noda kehitaman disertai dengan lubang, maka kemungkinan besar itu adalah tanda dari adanya karies gigi.

Solusi jika hanya stain atau noda yang menempel pada gigi, maka dapat dilakukan tindakan scalling. Scalling adalah prosedur yang dilakukan untuk membersihkan gigi. Scalling sendiri dilakukan untuk membersihkan karang gigi dan tumpukan plak yang memiliki sifat yang keras dan menempel pada gigi dan disarankan untuk dilakukan tiap 6 bulan sekali atau minimal 2 kali selama setahun.

Namun apabila sudah terkena penyakit karies maka yang harus dilakukan adalah melakukan tindakan perawatan gigi seperti penambalan ataupun perawatan saraf akar. Tambal gigi adalah prosedur yang dilakukan untuk mengisi keadaan gigi yang berlubang, bisa diawali dengan perawatan saraf gigi ataupun langsung dilakukan penambalan. Pasien dapat memilih teknik penambalan yang ingin dilakukan. Umumnya tambalan dilakukan untuk mencegah terjadinya kebocoran dan kerusakan yang lebih dalam dan meluas pada gigi.

Semoga bisa membantu Anda

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


06 October 2019
Annisa ariafitri bertanya :

Ter saya mengalami gigi berlubang trus saya mau cabut gigi saya yg berlubang ter karena gigi berlubang menyebabkan mulut saya jadi busuk,gimana cara menghilangakan baun dan menyehatkan gigi saya agar bersih dan terawat ter

drg. Benedict Natanael Sunarja menjawab:

Selamat Siang Annisa ariafitri, terima kasih atas pertanyaannya.

Salah satu penyebab bau mulut adalah dari adanya gigi berlubang. Seperti yang kita ketahui gigi berlubang diakibatkan karena bakteri yang menggerogoti lapisan email dari gigi. Gigi yang berlubang ini menjadi tempat berkembang biaknya bakteri, sehingga bau pun dapat muncul. Bau yang ada di gigi berlubang dapat disebabkan apabila terdapat bakteri seperti Fusobacterium, P. intermedia, dan T. denticola. Ketiga bakteri ini adalah bakteri yang dapat mengurai protein menjadi senyawa sulfide. Senyawa sulfida inilah yang membuat mulut menjadi berbau tak sedap.

Untuk mencegah bau mulut, Annisa mungkin bisa mencoba langkah - langkah berikut ya,

  1. Rajin sikat gigi dua kali sehari
  2. Bersihkan lidah secara teratur
  3. Hindari makanan yang beraroma tajam (seperti bawang atau durian) karena dapat menimbulkan bau tak sedap
  4. Setelah sikat gigi, usahakan berkumur dengan mouthwash ya
  5. Cukupi kebutuhan air putih sehari-hari, karena mulut yang kering lebih mudah untuk berbau.
  6. Bersihkan sela - sela gigi
  7. Periksa ke dokter gigi setiap minimal 6 bulan sekali

Sekian informasi yang bisa Saya berikan, semoga berguna

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."

 

Showing 1 - 10 of 49