18 November 2019
Sastra guana bertanya :

Dokter....... Bagai mana cara memutihkan gigi akibat candu rokok hingga membuat gigi kuning mohon solusi yang tepat dokter

drg. Benedict Natanael Sunarja menjawab:

Selamat Siang Sastra guana

Gigi putih dan bersih tentunya merupakan hal yang diinginkan oleh semua orang. Gigi yang berubah warna atau terlihat menguning bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti kebiasaan meminum kopi atau teh, konsumsi minuman bersoda, merokok, meminum obat antibiotik secara berlebihan seperti obat tetrasiklin, malas menggosok gigi. Untuk mengembalikan warna tersebut cara paling dasar yang bisa dilakukan adalah menghilangkan penyebabnya terlebih dahulu.

Apabila setelah menghilangkan penyebabnya, gigi masih berwarna maka cara yang bisa dilakukan adalah dengan cara alami dan perawatan di klinik gigi. Perawatan di klinik gigi yaitu dengan melakukan tindakan bleaching atau pemutihan gigi dengan menggunakan bahan kimia, hydrogen peroxide atau carbamide peroxide.

Walaupun bagian luar gigi, yang disebut enamel, terlihat padat, namun dalam level mikroskopik bagian tersebut memiliki banyak rongga. Noda dan komponen dari yang kamu makan dan minum akan mengisi rongga tersebut yang pada akhirnya menyebabkan gigi kamu terlihat kuning. Bahan bleaching bekerja dengan menyebabkan reaksi kimia yang memecahkan komponen yang menyebabkan noda tersebut. Sebelum memulai proses pemutihan gigi, dokter gigi akan mengukur derajat keputihan gigi kamu dengan menggunakan shade guide dan memasang pelindung gusi yang berguna untuk melindungi gusi selama perawatan. Setelah itu dokter gigi akan mengaplikasikan bahan tersebut pada gigi, dan didiamkan selama 15 menit setiap aplikasi. Biasanya dilakukan 4 kali aplikasi.

Semoga bisa membantu Anda

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


17 November 2019
Linda bertanya :

dok gigi saya mengalami pembekakan 1 mukak gimana ya dok,

drg. Benedict Natanael Sunarja menjawab:

Selamat Siang Linda, terima kasih atas pertanyaannya.

Gusi yang bengkak bisa disebabkan oleh berbagai macam hal. Salah satu yang mungkin terjadi adalah akibat dari adanya gigi yang berlubang. Gigi berlubang atau bolong adalah keadaan gigi dimana lapisan enamel gigi kemudian dentin mengalami pengikisan yang menjadikan gigi menjadi berlubang. Hal ini menandakan adanya penumpukan bakteri pada mulut, yang akhirnya menyebabkan infeksi pada saluran saraf gigi dan berujung dengan terjadinya pembentukan abses pada gigi. Saya perlu mengetahui apakah ada interaksi obat yang membuat Ibu menjadi alergi sehingga terjadi bengkak pada satu muka tersebut.

Tindakan pengobatan seperti perawatan saluran akar, penambalan dan pencabutan diperlukan untuk kasus ini. Seringkali obat saja tidak cukup untuk mengatasi keadaan gigi yang sudah bengkak ataupun berlubang. Obat untuk menghilangkan rasa sakit atau menghilangkan bengkak dapat diberikan namun bersifat sementara. Ketika obat sudah habis, namun penyebab tidak dihilangkan maka gigi dapat kembali bengkak. Jika bengkak sudah melibatkan bagian leher, pipi dan bagian muka lain maka harus dilakukan tindakan insisi atau bedah untuk mengeluarkan abses tersebut.

Oleh karena itu perlu dilakukan tindakan perawatan gigi. Untuk kasus Anda, Dokter gigi biasanya akan melihat terlebih dahulu detail keadaan klinis dari gigi Anda, apabila masih bagus keadaan giginya, maka dapat dilakukan penambalan atau perawatan saluran akar. Namun apabila keadaan gigi tersebut sudah tidak memungkinkan untuk dilakukan penambalan, maka kemungkinan gigi tersebut harus dicabut.

Sekian informasi yang bisa Saya berikan, semoga berguna

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


15 November 2019
ENGGELIN LENGKONG bertanya :

Selamat sore Dok... mau nanya ni, gigi saya kalau minum air es atw air hangat pasti terasa ngilu

drg. Benedict Natanael Sunarja menjawab:

Selamat Siang ENGGELIN LENGKONG, terima kasih atas pertanyaannya.

Gigi ngilu saat minum air es atau air hangat bisa disebabkan oleh karena gigi kita mengalami pengikisan di bagian email gigi atau bagian terluar dari gigi. Apabila sudah terjadi demikian dan mengenai bagian dentin, biasanya gigi lebih menjadi sensitif terhadap rangsangan makanan manis, atau ketika mengkonsumsi air dingin atau air panas.

Beberapa faktor lain yang bisa menyebabkan gigi ngilu yaitu:

  • Gigi yang berlubang, yang terkena karies (pencegahan karies)
  • Nyeri akibat dari gigi yang fraktur atau retak
  • Sehabis perawatan gigi seperti pemutihan gigi
  • Cara menyikat gigi yang salah seperti menyikat gigi yang terlalu kencang
  • Kebiasaan yang salah saat tidur, seperti menggertakan gigi
  • Infeksi gigi pada bagian pulpa
  • Radang pada bagian penyangga gigi seperti gusi

Untuk pencegahan gigi ngilu dapat dilakukan tindakan seperti

  1. Menggunakan bulu sikat yang tidak keras atau halus
  2. Rajin menjaga kebersihan mulut
  3. Hindari mengkonsumsi makanan yang dapat meningkatkan kadar sensitifitas gigi
  4. Konsultasi dengan dokter gigi apakah perlu dilakukan perawatan gigi seperti penambalan gigi

Sekian informasi yang bisa Saya berikan, semoga berguna

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


15 November 2019
Maya ratmawati bertanya :

Dok gigi bagian belakang punya saya bolong kadang suka nyeri senut2 gitu buat makan juga sakit baiknya ditambal atau dicabut ya Soalnya giginya udh tinggal dikit ngga cuma bolong kecil tapi gede

drg. Benedict Natanael Sunarja menjawab:

Selamat Siang Maya ratmawati, terima kasih atas pertanyaannya.

Gigi yang nyeri atau berlubang tidak dapat hanya diobati saja untuk mendapatkan kesembuhannya. Gigi yang nyeri disebabkan oleh karena gigi kita mengalami pengikisan di bagian email gigi atau bagian terluar dari gigi. Apabila sudah terjadi demikian dan mengenai bagian dentin, biasanya gigi lebih menjadi sensitif terhadap rangsangan makanan manis, atau ketika mengkonsumsi air dingin atau air panas.

Tindakan pengobatan seperti perawatan saluran akar, penambalan dan pencabutan diperlukan untuk kasus seperti ini. Seringkali obat saja tidak cukup untuk mengatasi keadaan gigi yang sudah bengkak ataupun berlubang. Obat untuk menghilangkan rasa sakit atau menghilangkan bengkak dapat diberikan namun bersifat sementara. Ketika obat sudah habis, namun penyebab tidak dihilangkan maka gigi dapat kembali bengkak dan nyeri serta bersifat kumat-kumatan dengan rasa nyeri yang semakin hebat.

Untuk sementara waktu bila Anda sedang sakit gigi bisa mencoba dengan kumur-kumur air garam atau air hangat dan mencoba minum obat pereda nyeri seperti paracetamol untuk mengurangi nyeri sebelum melakukan konsultasi dengan dokter gigi. Ingat untuk jangan sembarangan minum obat ya, karena ada beberapa efek samping yang dapat terjadi apabila mengkonsumsi obat yang salah.

Oleh karena itu yang penting untuk dilakukan adalah tindakan perawatan gigi. Untuk kasus Anda, Dokter gigi biasanya akan melihat terlebih dahulu detail keadaan klinis dari gigi Anda, apabila masih bagus keadaan giginya, maka dapat dilakukan penambalan atau perawatan saluran akar. Namun apabila keadaan gigi tersebut sudah tidak memungkinkan untuk dilakukan penambalan, maka kemungkinan gigi tersebut harus dicabut.

Sekian informasi yang bisa Saya berikan, semoga berguna

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


14 November 2019
Yani Sarjila bertanya :

Dok , saya ingin bertanya kenapa gigi saya sekarng suka tiba-tiba ngilu dan sakit skalii , sudah 4x dok & ngilunya itu jg sakit skaliu saya sampai menangis, .

drg. Benedict Natanael Sunarja menjawab:

Selamat Siang Yani Sarjila, terima kasih atas pertanyaannya.

Gigi ngilu atau nyut - nyutan biasanya disebabkan oleh karena gigi kita mengalami pengikisan di bagian email gigi atau bagian terluar dari gigi. Apabila sudah terjadi demikian dan mengenai bagian dentin, biasanya gigi lebih menjadi sensitif terhadap rangsangan makanan manis, atau ketika mengkonsumsi air dingin atau air panas. Pada kasus Ibu jika sudah terjadi ngilu yang sampai membuat Ibu menangis menahan rasa sakitnya, itu berarti sudah indikasi untuk dilakukan perawatan syaraf akar, karena kemungkinan bagian syaraf atau pulpa Ibu sudah terkena. Segerakan diri Ibu ke Dokter, untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Beberapa faktor lain yang bisa menyebabkan gigi ngilu yaitu:

  • Gigi yang berlubang, yang terkena karies (pencegahan karies)
  • Nyeri akibat dari gigi yang fraktur atau retak
  • Sehabis perawatan gigi seperti pemutihan gigi
  • Cara menyikat gigi yang salah seperti menyikat gigi yang terlalu kencang
  • Kebiasaan yang salah saat tidur, seperti menggertakan gigi
  • Infeksi gigi pada bagian pulpa
  • Radang pada bagian penyangga gigi seperti gusi

Untuk pencegahan gigi ngilu dapat dilakukan tindakan seperti

  1. Menggunakan bulu sikat yang tidak keras atau halus
  2. Rajin menjaga kebersihan mulut
  3. Hindari mengkonsumsi makanan yang dapat meningkatkan kadar sensitivitas gigi
  4. Konsultasi dengan dokter gigi apakah perlu dilakukan perawatan gigi seperti penambalan gigi

Sekian informasi yang bisa Saya berikan, semoga berguna

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


14 November 2019
Putra Panggabean bertanya :

Yth... Berapa lama pencetakan Gigi palsu Ibu/Bapak??? terimakasih

drg. Benedict Natanael Sunarja menjawab:

Selamat Siang Putra Panggabean, terima kasih atas pertanyaannya.

Pencetakan gigi biasanya melalui beberapa tahapan, ada pencetakan bentuk mulut dan pencetakan pola gigitan sebelum dibuat model dan pengepasan untuk gigi tiruan.

Apakah berapa lama pencetakan yang Anda maksud adalah proses pencetakan model di rongga mulut pasien atau pencetakan di lab? Jika yang Anda maksud adalah pencetakan di rongga mulut, maka sekitar 10 menit tiap kali cetak untuk gigi palsu. Apabila yang Anda maksud keseluruhan proses pencetakan model hingga jadi gigi palsunya maka hal itu tergantung dari lab masing - masing. Bisa berkisar 1 - 2 minggu pengerjaan.

Sekian informasi yang bisa Saya berikan, semoga berguna

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


14 November 2019
Arni bertanya :

Dok saya mau tanya, anak saya usianya 6 tahun. Kebetulan waktu masih balita giginya banyak yg patah hingga mencapai batas gusi, jadi giginya masih ada di dalam gusinya. Nah bbrp hari yg lalu saya perhatikan ternyata tumbuh gigi baru dibelakang giginya itu. Kira2 apa yg harus dilakukan agar giginya yg patah itu bisa dihilangkan. Terima kasih dok.

drg. Benedict Natanael Sunarja menjawab:

Selamat Siang Arni, terima kasih atas pertanyaannya.

Untuk kasus Anak Ibu apabila gigi susunya mengalami rampan karies (kejadian gigi berlubang yang meluas dengan cepat hingga mengenai lapisan pulpa gigi) yang menyebabkan hilangnya sebagian mahkota gigi susu tersebut, maka cara untuk menghilangkannya adalah dengan pencabutan. Untuk anak Ibu karena usianya juga sudah 6 tahun maka sudah boleh dilakukan pencabutan apabila sudah tumbuh benih gigi tetapnya.

Gigi yang rapuh kemungkinan disebabkan oleh beberapa hal seperti

  1. Adanya karies gigi yang menyebabkan demineralisasi pada gigi tersebut.
  2. Kandungan fluor yang berlebihan sehingga menyebabkan fluorosis
  3. Kondisi mulut yang kotor atau kebersihan mulut yng tidak terjaga
  4. Makan dan minum yang banyak mengandung asam
  5. Mulut kering atau xerostomia
  6. Penggunaan obat - obatan tertentu
  7. Pada anak kecil seperti meminum susu pada saat tidur

Pastikan gigi putra / putri Ibu selalu diberikan pencegahan agar tidak keropos dengan

  1. Menggunakan bulu sikat yang tidak keras atau halus
  2. Rajin menjaga kebersihan mulut
  3. Hindari mengkonsumsi makanan yang dapat meningkatkan kadar sensitivitas gigi
  4. Konsultasi dengan dokter gigi apakah perlu dilakukan perawatan gigi seperti penambalan gigi

Sekian informasi yang bisa Saya berikan, semoga berguna

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


14 November 2019
Devhitasari bertanya :

Dok, gigi sy termasuk gigi sensitif dan rapuh. Adakah cara memperkuat gigi rapuh? Sy sdh menghindari makanan yg bertekstur keras. Tp tetap sj gigi sy (terutama bagian belakang) rampal sedikit demi sedikit. Gmn y dok?

drg. Benedict Natanael Sunarja menjawab:

Selamat Siang Devhitasari

Gigi sensitif ataupun rapuh bisa terjadi akibat enamel di gigi yang terkikis karena zat asam. Selain itu, seorang dengan kondisi medis tertentu, seperti mulut kering, penyakit asam lambung, atau orang yang mengonsumsi obat-obatan untuk alergi juga berisiko untuk mengalami gigi keropos. Menghindari makanan yang keras saja sebenarnya tidak banyak berpengaruh apabila Ibu masih sering mengkonsumsi makanan yang asam dan manis. Asam dalam hal ini yang saya maksudkan adalah ph nya, sehingga dapat mengikis email gigi yang diikuti oleh terkikisnya dentin dan pulpa.

Gigi yang rapuh kemungkinan disebabkan oleh beberapa hal seperti

  1. Adanya karies gigi yang menyebabkan demineralisasi pada gigi tersebut.
  2. Kandungan fluor yang berlebihan sehingga menyebabkan fluorosis
  3. Kondisi mulut yang kotor atau kebersihan mulut yng tidak terjaga
  4. Makan dan minum yang banyak mengandung asam
  5. Mulut kering atau xerostomia
  6. Penggunaan obat - obatan tertentu
  7. Pada anak kecil seperti meminum susu pada saat tidur

Untuk menjaga agar gigi tidak cepat keropos yaitu

  1. Sikat gigi teratur setelah sarapan pagi dan sebelum tidur.
  2. Modifikasi pola makan seperti mengurangi makanan yang mengandung asam
  3. Melakukan penambalan pada gigi yang sudah berlubang
  4. Menyikat gigi dengan sikat yang memiliki bulu yang halus
  5. Banyak meminum air putih agar merangsang produksi air liur

Semoga bisa membantu Anda

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


14 November 2019
Yudinne bertanya :

Dok saya ingin bertanya, wajar kah jika seseorang memiliki 6 pasang gigi taring? Apakah ada kelainan tertentu?

drg. Benedict Natanael Sunarja menjawab:

Selamat Siang Yudinne, terima kasih atas pertanyaannya.

Yang Anda maksud dengan 6 pasang gigi taring, berarti apakah terdapat 12 buah gigi taring? Saya kurang paham dengan pertanyaan dan seperti apa keadaan klinis di gigi Anda.

Normalnya, seseorang hanya memiliki 2 pasang gigi taring. Satu pasang ada diatas, dan satu pasang lagi ada dibawah, dengan total ada 4 gigi taring. Namun pada beberapa orang memang ada kelainan gigi yang menyebabkan gigi menjadi bertambah dr jumlah seharusnya. Jumlah seharusnya gigi manusia ada 32 buah. Jika jumlah gigi di rongga mulut Anda bertambah di atas jumlah tersebut, berarti memang ada kelainan di rongga mulut Anda. Gigi lebih di rongga mulut biasa disebut dengan supernumerary teeth.

Supernumerary teeth adalah gigi yang tumbuh lebih dari jumlah normal gigi pada umumnya. Supernumerary teeth bisa berupa gigi tunggal, multiple, tumbuhnya unilateral, bilateral, pada satu atau kedua rahang. Namun kebanyakan tumbuh di regio anterior rahang atas dan regio molar. Supernumerary teeth sering dikaitkan dengan Gardner sindrom, fasial cleft ataupun cleidocranial dysplasia. Akibat supernumerary teeth bisa menimbulkan gangguan erupsi gigi, pergeseran gigi, gigi berjejal, resorbsi akar dan pembentukan kista dentigerous.

Maka dari itu saran Saya jika Anda menemui seseorang dengan 6 gigi taring dan orang tersebut mengalami gejala tertentu, periksakanlah ke dokter gigi untuk dilakukan pengamatan langsung dan dipastikan penyebabnya. Penanganannya nanti akan tergantung dari hasil pemeriksaan ini.

Sekian informasi yang bisa Saya berikan, semoga berguna

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


13 November 2019
sari bertanya :

gigi saya berlubang dan jadi bengkak,,tindakan yang harus saya lakukan selain cabut gigi apa ya dok,? apakah tambal gigi menjamin tidak akan gigi sakit dan bengkak lagi ya dok,makasih

drg. Benedict Natanael Sunarja menjawab:

Selamat Siang sari

Gigi berlubang atau kondisi dimana lapisan gigi terluar (email gigi) mengalami pengikisan, dapat menimbulkan lubang dari kecil sampai besar. Dari bagian luar saja biasanya ditandai dengan titik atau bercak hitam kecil sampai ada yang meluas mengenai lapisan dentin sampai ke jaringan saraf gigi atau pulpa.

Pada kasus Anda, apabila terdapat gigi yang berlubang, harus dilakukan dental rontgen terlebih dahulu. Jika masih bisa dilakukan perawatan saluran akar, maka mungkin bisa didahulukan untuk melakukan perawatan tersebut. Apabila sudah tidak dapat dilakukan perawatan saluran akar, maka bisa dilakukan pencabutan gigi.

Menjamin atau tidaknya kembali lagi kepada bagaimana Anda merawat gigi yang sudah ditambal tersebut. Sekarang ini, alat - alat kedokteran gigi dan keterampilan Dokter Gigi pun sudah mengalami banyak kemajuan yang membuat rekurensi atau muncul kembalinya problema gigi Anda sakit setelah ditambal menjadi berkurang.

Setelah prosedur penambalan gigi, biasanya dokter gigi akan menjelaskan cara - cara merawat tambalan gigi untuk mencegah terjadinya tambalan yang lepas ataupun tambalan yang mengalami keausan, seperti

  • Menjalankan diet dengan makan yang tidak terlalu keras pada bagian gigi yang sudah ditambal.
  • Menggosok gigi dengan pasta gigi yang memiliki kandungan aktif seperti fluoride.
  • Membersihkan gigi dengan dental floss
  • Cek rutin ke dokter untuk melihat kualitas dari tambalan tersebut apakah masih baik atau tidak

Semoga bisa membantu Anda

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."

 

Showing 1 - 10 of 159