11 November 2019
Rifqi zuhairi bertanya :

Dok,gusi saya bengkak padahal gigi saya tidak ada yang bolong.Cuma ada putih-purihndi bawah gusi saya yang bawah.Kira-kira itunapa ya dok?

drg. Benedict Natanael Sunarja menjawab:

Selamat Siang Rifqi zuhairi

Gusi adalah jaringan penyangga gigi, yang berguna sebagai pelindung dari bagian gigi. Gusi yang berdarah adalah tanda-tanda nyata terjadinya penyakit gusi. Jika dibiarkan akan menjadi masalah yang serius. Apabila terdapat putih - putih di bawah gusi bisa saja berasal dari karang gigi yang menumpuk, selain juga bisa berasal dari infeksi/peradangan yang diakibatkan oleh jamur, atau disebabkan karena sariawan.

Gusi yang sering berdarah bisa disebabkan oleh berbagai macam faktor seperti

  • Penyakit gingivitis yaitu peradangan pada gusi yang membuat gusi Anda lebih sensitif dan rentan mengalami perdarahan.
  • Penyakit periodontitis adalah gingivitis yang dibiarkan dan menjadi parah sehingga gigi menjadi infeksi dan gigi menjadi mereggang ataupun tanggal.
  • Penumpukan plak yang sangat banyak dan masuk di bagian gusi sehingga ketika digosok menjadi mudah berdarah.

Yang bisa dilakukan ketika gusi berdarah adalah

  1. Menyikat gigi dengan benar dan teratur setiap harinya untuk menjaga kesehatan mulut Anda.
  2. Menyikat gigi dengan sikat gigi yang bulunya halus dan lembut dan flexible.
  3. Sikat gigi 2 kali sehari.
  4. Kunjungi dokter tiap 6 bulan sekali untuk kontrol.
  5. Rutin membersihkan karang gigi.
  6. Mengkonsumsi air larutan garam untuk meredakan perdarahan.
  7. Rajin berkumur dengan obat kumur antiseptik setelah gosok gigi

Semoga bisa membantu Anda

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


11 November 2019
Ahmad Syaibani bertanya :

Selamat malam dok, mau tanya apa obat moxam meloxicam itu dapat menghilangkan rasa nyeri pada gigi atau emng obat ini buat sakit gigi dok? Terima kasih

drg. Benedict Natanael Sunarja menjawab:

Selamat Siang Ahmad Syaibani

Meloxicam adalah obat yang masuk ke dalam golongan obat anti inflamasi non steroid, yaitu golongan obat-obat yang digunakan untuk meredakan gejala nyeri dan peradangan yang sifatnya sementara/ hanya untuk beberapa waktu tertentu saja.

Obat ini paling sering di gunakan untuk mengobati atau meredakan gejala-gejala penyakit radang sendi seperti pembengkakan dan nyeri sendi. Cara kerja dan Fungsi Obat Meloxicam adalah untuk menghambat reaksi enzim pemicu prostaglandin, yaitu zat yang dapat memicu terjadinya peradangan sendi.

Obat ini memang masuk ke golongan yang sama dengan obat nyeri yang biasa diberikan saat terjadi sakit gigi dan memang bisa digunakan untuk mengatasi sakit gigi untuk sementara, namun kegunaannya kurang tepat apabila diberikan pada kasus nyeri pada gigi, melihat dari tempat kerja, risiko efek samping dan juga jangka waktu obatnya. Masih ada beberapa obat-obatan lain yang lebih tepat diberikan untuk mengatasi sakit gigi. Untuk menghilangkan rasa nyeri di gigi Anda dapat memilih parasetamol untuk mengurangi rasa nyeri tersebut. Atau apabila dengan paracetamol nyeri tidak berkurang, Anda dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter gigi atau dokter umum untuk mendapatkan obat-obat nyeri yang lebih kuat efeknya.

Jangan lupa kalau obat-obatan untuk meredakan rasa sakit gigi hanya bersifat sementara, jadi kalau memang gigi sudah tidak sakit, segera periksakan ke dokter gigi untuk mendapat pemeriksaan, perawatan dan juga perbaikan gigi ya...

Semoga bisa membantu Anda

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


10 November 2019
Dewi sinta Rahmawati bertanya :

Permisi dok, mau konsultasi.. Gigi saya bagian geraham kiri nomer 3 dari depan, itu berlubang sering sakit saat kemasukan makanan, lalu saya tembel sementara dan dilanjut tembel permanen, tapi beberapa bulan kemudian giginya agak naik dan sering ngilu saat terangsang makanan asam, manis, dingin, dan biasanya sampai beberapa hari.. Jadi apakah saya harus mencabut gigi saya dok? Dan apakah gigi saya dapat tumbuh lagi di umur saya yg ke 18 dan sebelumnya gigi saya dari kecil belom pernah ganti.. Apakah gigi geraham saya ini masih gigi susu atau gigi tetap?

drg. Benedict Natanael Sunarja menjawab:

Selamat Siang Dewi sinta Rahmawati

Gigi bungsu merupakan gigi terakhir yang tumbuh di rongga mulut kita. Gigi ini posisinya terletak di paling akhir. Gigi geraham ini biasanya tumbuh di usia 17 – 25 tahun. Gigi ini sering menjadi momok bagi sebagian orang karena pertumbuhannya yang kadang tidak normal. Tidak normal dalam artian yang seharusnya tumbuh lurus ke atas, ini menjadi miring ke berbagai arah. Bisa ke arah depan, samping, belakang ataupun tertanam seluruhnya di dalam rahang. Jika sudah terjadi hal yang demikian maka biasanya dapat mengganggu bagi sebagian orang.

Menurut saya apabila gigi tersebut sudah ditambal namun masih sakit, maka perlu dilakukan pemeriksaan rontgen photo untuk melihat kualitas dari tambalan yang sudah dilakukan, apabila tambalan tersebut sudah aus, atau terjadi kebocoran, maka mungkin perlu dilakukan penambalan ulang. Namun apabila Anda tidak ingin ditambal, maka dapat dilakukan pencabutan untuk gigi geraham nomor 3 tersebut. Untuk gigi ini, memang langsung tumbuh benih gigi tetapnya, jadi tidak akan tumbuh lagi.

Berikut adalah gejala yang mungkin timbul dari adanya gigi bungsu yang miring :

  1. Nyeri di gigi geraham belakang
  2. Gusi menjadi kemerahan, bengkak, bahkan bernanah
  3. Sukar membuka mulut
  4. Rasa nyeri pada bagian sendi dekat telinga
  5. Gigi geraham akhir atau gigi di depannya berlubang
  6. Ada rasa sakit kepala yang muncul

Semoga bisa membantu Anda

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


10 November 2019
Putri bertanya :

Dok ssya sakit gugi bagai mana nih sakit

drg. Benedict Natanael Sunarja menjawab:

Selamat Siang Putri, terima kasih atas pertanyaannya.

Gusi yang bengkak bisa disebabkan oleh berbagai macam hal. Salah satu yang mungkin terjadi adalah akibat dari adanya gigi yang berlubang. Gigi berlubang atau bolong adalah keadaan gigi dimana lapisan enamel gigi kemudian dentin mengalami pengikisan yang menjadikan gigi menjadi berlubang. Hal ini menandakan adanya penumpukan bakteri pada mulut, yang akhirnya menyebabkan infeksi pada saluran saraf gigi dan berujung dengan terjadinya pembentukan abses pada gigi.

Tindakan kuratif seperti perawatan saluran akar, penambalan dan pencabutan diperlukan untuk kasus seperti ini. Seringkali obat saja tidak cukup untuk mengatasi keadaan gigi yang sudah bengkak ataupun berlubang. Obat untuk menghilangkan rasa sakit atau menghilangkan bengkak dapat diberikan namun bersifat sementara. Ketika obat sudah habis, namun penyebab tidak dihilangkan maka gigi dapat kembali bengkak.

Oleh karena itu perlu dilakukan tindakan perawatan gigi. Untuk kasus Anda, Dokter gigi biasanya akan melihat terlebih dahulu detail keadaan klinis dari gigi Anda, apabila masih bagus keadaan giginya, maka dapat dilakukan penambalan atau perawatan saluran akar. Namun apabila keadaan gigi tersebut sudah tidak memungkinkan untuk dilakukan penambalan, maka kemungkinan gigi tersebut harus dicabut.

Sekian informasi yang bisa Saya berikan, semoga berguna

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


10 November 2019
Eko yopi bertanya :

Dok gigiku rasanya sakit/nyeri sampai rasanya pelipis dekat mata nyut2 obatnya apa ya. Dan memang gigiku berlubang

drg. Benedict Natanael Sunarja menjawab:

Selamat Siang Eko yopi, terima kasih atas pertanyaannya.

Gigi ngilu atau nyut - nyutan biasanya disebabkan oleh karena gigi kita mengalami pengikisan di bagian email gigi atau bagian terluar dari gigi. Apabila sudah terjadi demikian dan mengenai bagian dentin, biasanya gigi lebih menjadi sensitif terhadap rangsangan makanan manis, atau ketika mengkonsumsi air dingin atau air panas.

Beberapa faktor lain yang bisa menyebabkan gigi ngilu yaitu:

  • Gigi yang berlubang, yang terkena karies (pencegahan karies)
  • Nyeri akibat dari gigi yang fraktur atau retak
  • Sehabis perawatan gigi seperti pemutihan gigi
  • Cara menyikat gigi yang salah seperti menyikat gigi yang terlalu kencang
  • Kebiasaan yang salah saat tidur, seperti menggertakan gigi
  • Infeksi gigi pada bagian pulpa
  • Radang pada bagian penyangga gigi seperti gusi

Untuk pencegahan gigi ngilu dapat dilakukan tindakan seperti

  1. Menggunakan bulu sikat yang tidak keras atau halus
  2. Rajin menjaga kebersihan mulut
  3. Hindari mengkonsumsi makanan yang dapat meningkatkan kadar sensitivitas gigi
  4. Konsultasi dengan dokter gigi apakah perlu dilakukan perawatan gigi seperti penambalan gigi

Cara mengatasinya adalah dengan melakukan perawatan gigi seperti penambalan, perawatan saraf akar dan juga pencabutan jika diperlukan.

Sekian informasi yang bisa Saya berikan, semoga berguna

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


09 November 2019
Hotmauli Siburian bertanya :

Malam dok, Saya mau tanya, mengapa gigi saya sering ngilu dan berdenyut/sakit yaa ? Tapi kondisi gigi tidak berlubang

drg. Benedict Natanael Sunarja menjawab:

Selamat Siang Hotmauli Siburian

Gigi ngilu atau nyut - nyutan biasanya disebabkan oleh karena gigi kita mengalami pengikisan di bagian email gigi atau bagian terluar dari gigi. Apabila sudah terjadi demikian dan mengenai bagian dentin, biasanya gigi lebih menjadi sensitif terhadap rangsangan makanan manis, atau ketika mengkonsumsi air dingin atau air panas.

Beberapa faktor lain yang bisa menyebabkan gigi ngilu yaitu:

  • Gigi yang berlubang, yang terkena karies (pencegahan karies)
  • Nyeri akibat dari gigi yang fraktur atau retak
  • Sehabis perawatan gigi seperti pemutihan gigi
  • Cara menyikat gigi yang salah seperti menyikat gigi yang terlalu kencang
  • Kebiasaan yang salah saat tidur, seperti menggertakan gigi
  • Infeksi gigi pada bagian pulpa
  • Radang pada bagian penyangga gigi seperti gusi

Untuk pencegahan gigi ngilu dapat dilakukan tindakan seperti

  1. Menggunakan bulu sikat yang tidak keras atau halus
  2. Rajin menjaga kebersihan mulut
  3. Hindari mengkonsumsi makanan yang dapat meningkatkan kadar sensitivitas gigi
  4. Konsultasi dengan dokter gigi apakah perlu dilakukan perawatan gigi seperti penambalan gigi

Cara mengatasinya adalah dengan melakukan perawatan gigi seperti penambalan, perawatan saraf akar dan juga pencabutan jika diperlukan.

Semoga bisa membantu Anda

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


09 November 2019
ZAKRI,S.Pd bertanya :

selamat pagi dokter dok apa ya penyebab gusi bengkak

drg. Benedict Natanael Sunarja menjawab:

Selamat Siang ZAKRI,S.Pd, terima kasih atas pertanyaannya.

Sakit pada gusi bisa bermacam - macam manifetasinya, seperti gusi yang sakit karena bengkak, sakit karena gingivitis atau periodontitis ataupun sakit karena ada sariawan. Saya kurang mengetahui, sakit pada gusi Anda yang seperti apa, namun apabila gusi anda sakit karena bengkak hal bisa disebabkan oleh berbagai macam faktor. Salah satu yang mungkin terjadi adalah akibat dari adanya gigi yang berlubang. Gigi berlubang atau bolong adalah keadaan gigi dimana lapisan enamel gigi kemudian dentin mengalami pengikisan yang menjadikan gigi menjadi berlubang. Hal ini menandakan adanya penumpukan bakteri pada mulut, yang akhirnya menyebabkan infeksi pada saluran saraf gigi dan berujung dengan terjadinya pembentukan abses pada gigi.

Tindakan pengobatan seperti perawatan saluran akar, penambalan dan pencabutan diperlukan untuk kasus ini. Seringkali obat saja tidak cukup untuk mengatasi keadaan gigi yang sudah bengkak ataupun berlubang. Obat untuk menghilangkan rasa sakit atau menghilangkan bengkak dapat diberikan namun bersifat sementara. Ketika obat sudah habis, namun penyebab tidak dihilangkan maka gigi dapat kembali bengkak. Untuk sementara Anda dapat mencoba mencari obat golongan bebas tanpa resep dokter yang dijual di minimarket atau toko obat terdekat dan ikuti aturan pakainya ya...

Oleh karena itu perlu dilakukan tindakan perawatan gigi. Untuk kasus Anda, Dokter gigi biasanya akan melihat terlebih dahulu detail keadaan klinis dari gigi Anda, apabila masih bagus keadaan giginya, maka dapat dilakukan penambalan atau perawatan saluran akar. Namun apabila keadaan gigi tersebut sudah tidak memungkinkan untuk dilakukan penambalan, maka kemungkinan gigi tersebut harus dicabut.

Sekian informasi yang bisa Saya berikan, semoga berguna

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


08 November 2019
Eli bertanya :

Dok gigi geraham atas sblh kanan saya berlubang dan hrus di cabut,tapi pas saya mutusin mau d cabut, ssudah di suntik bius ttep terasa sakit dok kya gk mmpan gtu pmbiusan'y, akhirnya gk jdi d cabut krna saya gk kuat nhan skitnya Trimaksih dok

drg. Benedict Natanael Sunarja menjawab:

Selamat Siang Eli, terima kasih atas pertanyaannya.

Mohon maaf sebelumnya, Saya kurang paham dengan pertanyaanya, karena hanya ada penjelasan kasus saja. Namun akan saya coba jelaskan dari apa yang Saya tangkap melalui cerita Anda, semoga bisa menjawab pertanyaan, Apakah yang Anda maksud mungkin adalah mengapa pembiusan tersebut tidak berjalan dengan sempurna? Apabila terjadi keadaan demikian, maka harus di ketahui dulu, apakah ada bengkak atau abses di gusi Anda, karena bila ada hal - hal semacam itu, maka biasanya haru di berikan tindakan premedikasi (pengobatan pendahuluan) terlebih dahulu, berupa obat minum antibitiok agar infeksi dapat teratasi dahulu.

Apabila bengkak atau abses sudah hilang maka dapat dilakukan tindakan pencabutan agar anastesi atau pembiusan dapat berjalan dengan sempurna. Sebab obat anesthesi ini dipengaruhi oleh derajat keasaman (pH) tempat dimana dia disuntikkan. Pada kondisi infeksi akut, daerah bersangkutan berubah menjadi sangat asam dan cairan anesthesi tak mampu menembus meresap ke jaringan saraf. Alhasil, pasien akan tetap merasa kesakitan, sekalipun dosis cairan bius ini ditambahkan dari takaran normalnya. Jadi, jalan terbaik adalah menyembuhkan gigi yang bengkak ini terlebih dahulu dengan antibiotika dan anti-inflamasi dan lima hari kemudian baru dicabut.

Sekian informasi yang bisa Saya berikan, semoga berguna

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


08 November 2019
Risky Agiariza bertanya :

gigi bungsu apakah perlu dioperasi atau tidak?

drg. Benedict Natanael Sunarja menjawab:

Selamat Siang Risky Agiariza

Gigi bungsu merupakan gigi terakhir yang tumbuh di rongga mulut kita. Gigi ini posisinya terletak di paling akhir. Gigi geraham ini biasanya tumbuh di usia 17 – 25 tahun. Gigi ini sering menjadi momok bagi sebagian orang karena pertumbuhannya yang kadang tidak normal. Tidak normal dalam artian yang seharusnya tumbuh lurus ke atas, ini menjadi miring ke berbagai arah. Bisa ke arah depan, samping, belakang ataupun tertanam seluruhnya di dalam rahang. Jika sudah terjadi hal yang demikian maka biasanya dapat mengganggu bagi sebagian orang.

Saran saya tidak lain adalah untuk mengeliminasi atau mencabut gigi tersebut. Apabila gigi bungsu Anda tidak sakit namun menabrak gigi di depannya, maka hal ini mungkin diakibatkan oleh karena gigi Anda miring posisinya. Apabila kamu mengalami hal ini maka yang perlu kamu lakukan adalah mengecek ke dokter gigi terlebih dahulu untuk dilakukan dental photography. Rontgen ini bertujuan untuk menentukan perawatan apa yang sebaiknya dilakukan untuk menangani kasus tersebut. Operasi atau tidaknya tergantung dari seberapa parah gigi bungsu itu tumbuh. Mengunjungi dokter gigi terdekat mungkin merupakan opsi yang dapat Anda ambil sekarang.

Berikut adalah gejala yang mungkin timbul dari adanya gigi bungsu yang miring :

  1. Nyeri di gigi geraham belakang
  2. Gusi menjadi kemerahan, bengkak, bahkan bernanah
  3. Sukar membuka mulut
  4. Rasa nyeri pada bagian sendi dekat telinga
  5. Gigi geraham akhir atau gigi di depannya berlubang
  6. Ada rasa sakit kepala yang muncul

Untuk mencegah gigi berlubang dapat dilakukan

  • Menyikat gigi dua kali sehari dengan pasta gigi yang mengandung fluoride
  • Mengurangi konsumsi makanan yang cenderung manis atau asam.
  • Membersihkan gigi dengan rajin kontrol untuk scalling.
  • Menghindari makanan dan minumana yang terlalu panas atau dingin.
  • Membersihkan gigi dengan benang gigi.

Semoga bisa membantu Anda

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


07 November 2019
Yuni sari bertanya :

Dok ,saya mau tanya Kalau tumbuh gigi umur 7bulan itu gimana ?? Anak sy ko tdr ngeces nya banyak bgt Apa karena ingin tumbuh gigi atau gimana

drg. Benedict Natanael Sunarja menjawab:

Selamat Siang Yuni sari

Pertumbuhan gigi pada anak balita, dimulai pada usia 5 - 7 bulan. Hal ini biasanya ditandai oleh gusi bayi Anda mungkin akan membengkak dan kemerahan. Biasanya gigi pertama yang muncul ada dua gigi seri depan pada rahang bawah. Kedua gigi ini dapat muncul bersama-sama. Sebelum gigi pertamanya tumbuh, biasanya bayi Anda akan mengalami demam dalam temperatur rata-rata 38,3 derajat celcius, sering menangis dan suka menggigit sesuatu yang keras. Untuk mengurangi rasa tidak nyaman yang dialami si Kecil, letakkan salah satu jari Ibu pada gusi si Kecil dan pijat perlahan gusinya.

Sebelum giginya muncul ke permukaan, permukaan gusi si Kecil tempat gigi akan tumbuh biasanya menjadi bergelombang. Ini merupakan perpanjangan dari periode sebelumnya, di mana si Kecil membutuhkan suatu objek yang nyaman untuk ia gigit.Di periode ini juga, si Kecil akan mengeluarkan lebih banyak air liur dibandingkan sebelumnya. Untuk itu, pakaikan alas dada yang terbuat dari handuk, agar Ibu bisa selalu mengeringkan dagu dan pipi si Kecil yang terkena liur.

Semoga bisa membantu Anda

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."

 

Showing 21 - 30 of 159