05 November 2019
nurheli bertanya :

dok, saya mau tanya saya sariawan di gusi bagian dalam, dan setiap hari sariawan tsb bertambah. samapai saya terkena demam. itu berbahaya atau tidak yaa?

drg. Benedict Natanael Sunarja menjawab:

Selamat Siang nurheli, terima kasih atas pertanyaannya.

Sariawan adalah sebuah luka bisa kecil atau besar, dangkal, dan terasa nyeri yang muncul pada jaringan lunak dalam mulut. Sariawan bisa berada pada dasar gusi, bawah lidah, atau sepanjang sisi rongga mulut. Dokter gigi Anda perlu mengetahui interval terjadinya sariawan tersebut dan dimana saja letak sariawan tersebut.

Sariawan sendiri memiliki tipe tersendiri seperti

• Sariawan Kecil. Sariawan yang dianggap berukuran kecil adalah bila diameternya hanya sekitar 2—8 mm. Jenis ini biasanya bisa sembuh dalam waktu 10 hari sampai 2 minggu. • Sariawan Besar. Berukuran lebih besar dan lebih dalam dengan pinggiran yang tidak teratur. Sariawan besar butuh waktu beberapa minggu untuk sembuh dan bisa meninggalkan bekas luka di mulut. • Herpetiform. Jenis sariawan yang berukuran kecil-kecil, tetapi banyak dan berkelompok.

Penyebabnya beragam bisa karena :

  1. Kekurangan vitamin.
  2. Daya tahan tubuh yang melemah
  3. Kesalahan ketika menyikat gigi (selip ketika menggosok gigi)
  4. Tergigit oleh gigi kita sendiri ketika mengunyah.
  5. Terbakar karena makanan panas.
  6. Reaksi akibat pengobatan tertentu.
  7. Iritasi akibat penggunaan obat antiseptik di mulut.
  8. Stress.

Beberapa acara alami untuk mengobati sariawan adalah :

  1. Cukupi kebutuhan air putih harian.
  2. Sebaiknya hindari makan yang terlalu panas dan terlalu pedas sampai sariawan menghilang.
  3. Konsumsi sayur dan buah yang banyak mengandung vitamin.
  4. Istirahat yang cukup.
  5. Berkumur air garam ketika dibutuhkan atau obat kumur yang bebas alkohol.
  6. Menjaga kebersihan mulut dengan benar.

Jika kondisi sariawan Anda sampai membuat Anda demam, maka sebaiknya segerakan periksa ke dokter untuk melakukan perawatan.

Sekian informasi yang bisa Saya berikan, semoga berguna

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


04 November 2019
Nanda Anggariani bertanya :

Dok saya hamil 9 bulan, dan sudah 2 hari saya sakit gigi yang disebabkan karena berlubang apakah saya boleh mengkomsumsi obat seperti amoxilin, Mefenamic acid, kataflam?
Apakah obat tersebut tdk berbahaya buat janin saya ?

drg. Benedict Natanael Sunarja menjawab:

Selamat Siang Nanda Anggariani

Sebelumnya Saya ingin memastikan bahwa obat-obatan yang Ibu sebutkan semuanya termasuk golongan obat dengan label harus menggunakan resep dokter, jadi jangan sampai Ibu mendapatkannya tanpa anjuran dari Dokter ya.... Penggunaan obat-obatan antibiotik, antinyeri dan antiradang seperti amoxisilin, asam mefenamat ataupun cataflam merupakan kewenangan dari dokter yang menangani kasus Ibu. Pasien sangat tidak dianjurkan untuk mengobati sendiri penyakitnya dan membeli obat tanpa resep dari dokter.

Terutama untuk pasien yang sedang hamil, penggunaan obat tentu harus dihindari, dan jika harus diberikan biasanya akan dibawah pengawasan dengan dosis yang diatur oleh dokter kandungan ataupun dokter gigi yang menangani kasus Ibu. Untuk pasien yang sedang hamil, memang ada beberapa obat yang tidak boleh dikonsumsi karena dikhawatirkan dapat mengganggu kesehatan janin maupun si ibu sendiri.

Obat pada dasarnya merupakan ”zat kimia atau racun” yang dalam dosis tertentu memiliki efek menghilangkan gejala sakit dan dapat membantu penyembuhan, tapi harus diingat masing-masing obat juga dapat memiliki efek samping yang berbahaya dan dapat merugikan pasien. Obat Amoxisilin, Asam mefenamat dan Diklofenak tidak dianjurkan diberikan selama kehamilan, terutama 2 obat yang terakhir karena berisiko memiliki efek merugikan untuk janin. Dapat diberikan oleh dokter Anda apabila telah menimbang dengan cermat manfaat dan risiko obat ini sehingga memiliki pertimbangan medis tertentu yang dapat membantu kondisi Ibu saat ini akan lebih berguna dibanding risiko efek samping yang dapat terjadi.

Oleh karena itu saya sarankan Ibu, untuk berkunjung ke dokter terdekat untuk mendapatkan resep yang sesuai untuk pasien hamil serta melakukan perawatan gigi ya....

Semoga bisa membantu Anda

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


04 November 2019
viie rachma bertanya :

dok gigi geraham atas sebelah kiri suka terasa nyeri pas minum air dingin atau memakan sesuatu yg dingin.. apa kah itu bertanda gigi sensitif atau yg lain nya?

drg. Benedict Natanael Sunarja menjawab:

Selamat Siang viie rachma, terima kasih atas pertanyaannya.

Rasa ngilu atau nyeri pada gigi bisa disebabkan oleh karena gigi kita mengalami pengikisan di bagian email gigi atau bagian terluar dari gigi. Apabila sudah terjadi demikian dan mengenai bagian dentin, biasanya gigi dapat terasa nyeri apabila ada rangsangan makanan manis, atau ketika mengkonsumsi air dingin atau air panas.

Beberapa faktor lain yang bisa menyebabkan gigi ngilu yaitu:

  • Gigi yang berlubang, yang terkena karies (pencegahan karies)
  • Nyeri akibat dari gigi yang fraktur atau retak
  • Sehabis perawatan gigi seperti pemutihan gigi
  • Cara menyikat gigi yang salah seperti menyikat gigi yang terlalu kencang
  • Kebiasaan yang salah saat tidur, seperti menggertakan gigi
  • Infeksi gigi pada bagian pulpa
  • Radang pada bagian penyangga gigi seperti gusi

Untuk pencegahan gigi ngilu dapat dilakukan tindakan seperti

  1. Menggunakan bulu sikat yang tidak keras atau halus
  2. Rajin menjaga kebersihan mulut
  3. Hindari mengkonsumsi makanan yang dapat meningkatkan kadar sensitivitas gigi
  4. Konsultasi dengan dokter gigi apakah perlu dilakukan perawatan gigi seperti penambalan gigi

Sekian informasi yang bisa Saya berikan, semoga berguna

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


04 November 2019
Afiifah bertanya :

Kenapa gigi saya lubang kasat mata jadi tak kasat mata /terlihat tapi saya rajin sikat gigi nya dok makasih atas jawabanya

drg. Benedict Natanael Sunarja menjawab:

Selamat Siang Afiifah, terima kasih atas pertanyaannya.

Gigi berlubang atau kondisi dimana lapisan gigi terluar (email gigi) mengalami pengikisan, dapat menimbulkan lubang dari kecil sampai besar. Dari bagian luar saja biasanya ditandai dengan titik atau bercak hitam kecil sampai ada yang meluas mengenai lapisan dentin sampai ke jaringan saraf gigi atau pulpa.

Pada kasus Anda, apabila terdapat gigi yang berlubang, harus dilakukan dental rontgen terlebih dahulu. Jika masih bisa dilakukan perawatan saluran akar, maka mungkin bisa didahulukan untuk melakukan perawatan tersebut. Apabila sudah tidak dapat dilakukan perawatan saluran akar, maka bisa dilakukan pencabutan gigi.

Apabila sudah rajin sikat gigi namun masih berlubang, mungkin Anda harus memerhatikan cara menggosok yang benar sebagai berikut :

  1. Letakkan bulu sikat dengan permukaan menghadap gigi dengan sudut kemiringan 45 derajat
  2. Sikat setiap bagian gigi dimulai dari bagian yang sering dipakai untuk mengunyah.
  3. Untuk membersihkan bagian dalam dari gigi depan, posisikan sikat gigi secara vertikal dengan gerakan mengarah ke atas untuk gigi bawah dan ke bawah untuk gigi bagian atas.
  4. Ubah gerakan menjadi gerakan melingkar untuk gigi bagian belakang
  5. Durasi menyikat gigi yaitu selama 2 - 3 menit
  6. Jangan menyikat gigi terlalu keras, usahakan untuk memilih bulu sikat yang halus dan gagang sikat gigi yang flexibel.
  7. Jangan menyikat gigi dengan keras secara mendatar secara terus menerus karena dapat merusak permukaan gigi dan jangan lupa, setelahnya pastikan berkumur dengan air yang bersih ya.

Sekian informasi yang bisa Saya berikan, semoga berguna

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


03 November 2019
Sajar bertanya :

Dok apakah kista gigi bisa diobati tanapa harus operasi

drg. Benedict Natanael Sunarja menjawab:

Selamat Siang Sajar

Kista gigi adalah kantong berisi cairan yang berada di jaringan tulang dan akar gigi. Kista ini timbul karena adanya infeksi yang tidak dilakukan perawatan dan akhirnya membuat kista ini timbul.Pada kista gigi tidak selalu terdapat infeksi. Selain itu, kista gigi juga dapat tumbuh secara perlahan selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun tanpa menimbulkan gejala.

Kista gigi tidak sama dengan Abses gigi, kalau abses gigi umumnya ditandai dengan infeksi yang menyebabkan terbentuknya nanah di sekitar gigi dan gusi. Gejala abses gigi berupa nyeri akut, pembengkakan pada gusi, dan terkadang kesulitan dalam membuka mulut.

Jika sudah terjadi Kista gigi yang membesar dan menimbulkan gejala/keluhan, maka perawatan efektif yang bisa dilakukan sebenarnya melakukan operasi pengakatan kista yang ada pada bagian akar gigi Anda tersebut. Tindakan ini bertujuan untuk mengangkat kista gigi, sehingga bisa diperiksa secara detail oleh dokter gigi, lalu memperbaiki jaringan gusi yang mengalami kerusakan akibat kista dan juga mencegah timbulnya kista gigi yang baru. Jika hanya meminum obat hal ini tentu tidak efektif.

Semoga bisa membantu Anda

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


03 November 2019
firza bertanya :

Gigi yg sakit akibat gigi berlubang boleh kah di cabut di saat gigi nya masih sakit? Gigi saya yg berlubang terus sakit padahal sudah minum obat dan rasa sakit nya hilang hanya sebentar saja

drg. Benedict Natanael Sunarja menjawab:

Selamat Siang firza

Gigi berlubang atau bolong adalah keadaan gigi dimana lapisan enamel gigi kemudian dentin mengalami pengikisan yang menjadikan gigi menjadi berlubang. Hal ini menandakan adanya penumpukan bakteri pada mulut, yang akhirnya menyebabkan infeksi pada saluran saraf gigi dan berujung dengan terjadinya pembentukan abses pada gigi. Obat antibitotik seperti amoksilin ataupun analgesic saja hanya dapat meredakan rasa sakit yang bersifat sementara.

Tindakan kuratif seperti perawatan saluran akar, penambalan dan pencabutan diperlukan untuk kasus seperti ini. Seringkali obat saja tidak cukup untuk mengatasi keadaan gigi yang sudah bengkak ataupun berlubang. Obat untuk menghilangkan rasa sakit atau menghilangkan bengkak dapat diberikan namun bersifat sementara. Ketika obat sudah habis, namun penyebab tidak dihilangkan maka gigi dapat kembali bengkak.

Oleh karena itu perlu dilakukan tindakan perawatan gigi. Untuk kasus Anda, Dokter gigi biasanya akan melihat terlebih dahulu detail keadaan klinis dari gigi Anda, apabila masih bagus keadaan giginya, maka dapat dilakukan penambalan atau perawatan saluran akar. Namun apabila keadaan gigi tersebut sudah tidak memungkinkan untuk dilakukan penambalan, maka kemungkinan gigi tersebut harus dicabut.

Semoga bisa membantu Anda

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


03 November 2019
siti amirotin khasanah bertanya :

jika gigi atas mengalami kesundulan / rangkap bagaimana jika gigi tersebut dicabut ? apa akibatnya

drg. Benedict Natanael Sunarja menjawab:

Selamat Siang siti amirotin khasanah, terima kasih atas pertanyaannya.

Terus terang sayang kurang paham dengan kesundulan atau rangkap yang Anda maksud, namun yang saya tangkap adalah gigi gingsul. Jika benar yang Anda maksud adalah gigi gingsul atau gigi taring atau gigi lain yang telat tumbuh atau gigi taring atau gigi lain yang tidak tumbuh pada tempatnya, maka pencabutan sebenarnya bisa menjadi langkah akhir Anda untuk melakukan perawatan tersebut.

Sebelumnya Anda bisa mencoba alternatif menggunakan behel untuk merapikan gigi Anda tersebut. Penyebab gigi gingsul bermacam - macam antara lain bentuk rahang atas yang terlalu sempit atau karena gigi susu yang tanggal secara prematur. Tidak ada akibat yang signifikan jika Anda mencabut gigi Anda tersebut. Akibatnya tergantung dari bentuk dan ruang gigi yang akan Anda cabut saja. Perlu dilakukan dental rontgen untuk melihat posisi dari akar gigi tersebut. Apabila mengganggu penampilan maka akan dikembalikan lagi kepada keinginan Anda dan pemeriksaan penunjang yang dilakukan. Apabila masih bisa di rawat dengan perawatan ortodonti maka bisa dilakukan behel, namun apabila sudah tidak memungkinkan dan perlu dicabut maka bisa dilakukan pencabutan. Semuanya tergantung dari pemeriksaan klinis dan penunjang.

Sekian informasi yang bisa Saya berikan, semoga berguna

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


02 November 2019
yuli bertanya :

Malam dok . Jadi gini dok lidah saya kan kegigit gatau kapan waktunya terus timbul bintik putih kecil sama tenggorokan rasanya nggak enak kira" saya sakit apa yah?

drg. Benedict Natanael Sunarja menjawab:

Selamat Siang yuli

Pada kasus Anda apabila terjadi gigitan pada lidah, mungkin terjadi ulserasi atau semacam sariawan yang terjadi akibat trauma gigitan. Sariawan adalah sebuah luka bisa kecil atau besar, dangkal, dan terasa nyeri yang muncul pada jaringan lunak dalam mulut. Sariawan bisa berada pada dasar gusi, bawah lidah, atau sepanjang sisi rongga mulut.

Bintik putih bisa bermacam - macam bentuk dan penyebab. Jika karena trauma, biasanya muncul bintik putih sebagai luka, jika karena infeksi oleh jamur akibat kebersihan rongga mulut yang kurang terjaga, muncul banyak bintik putih yang dapat menebal seperti lapisan plak pada lidah. Untuk memastikan sebenarnya dokter gigi perlu melihat secara langsung bentuknya dan melakukan pemeriksaan klinis dengan lebih lanjut. Apabila ada komplikasi lain di bagian tenggorokan mungkin bisa jadi beda kasus dengan gigitan yang ada pada lidah Anda. Untuk sakit yang Anda rasakan di tenggorokan mungkin disebabkan adanya peradangan, yang membuat sulit menelan dan rasa nyeri.

Semoga bisa membantu Anda

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


02 November 2019
Ulfahhaafiyah bertanya :

Dok gigi atas syaa kan kropos bolong, terus patahh. Gusi jadi sering bengkak karena ada sisa ggi yg blm patah untuk menghilangkan rasa sakit baik nya d cabut aatau gimna?

drg. Benedict Natanael Sunarja menjawab:

Selamat Siang Ulfahhaafiyah, terima kasih atas pertanyaannya.

Gigi keropos bisa terjadi akibat enamel di gigi yang terkikis karena zat asam. Selain itu, seorang dengan kondisi medis tertentu, seperti mulut kering, penyakit asam lambung, atau orang yang mengonsumsi obat-obatan untuk alergi juga berisiko untuk mengalami gigi keropos. Untuk mengatasi gusi yang sering bengkak akibat terkena patahan dari gigi keropos tersebut maka benar, sebaiknya gigi yang keropos tersebut di cabut. Namun untuk lebih pastinya, menurut saya ada baiknya Anda melakukan pemeriksaan ke dokter gigi terdekat agar dapat dilihat secara klinis, apakah patahan gigi keropos tersebut yang membuat bengkak, atau ada hal lain. Jika ya, barulah bisa dicabut.

Gigi yang rapuh kemungkinan disebabkan oleh beberapa hal seperti

  1. Adanya karies gigi yang menyebabkan demineralisasi pada gigi tersebut.
  2. Kandungan fluor yang berlebihan sehingga menyebabkan fluorosis
  3. Kondisi mulut yang kotor atau kebersihan mulut yng tidak terjaga
  4. Makan dan minum yang banyak mengandung asam
  5. Mulut kering atau xerostomia
  6. Penggunaan obat - obatan tertentu
  7. Pada anak kecil seperti meminum susu pada saat tidur

Untuk menjaga agar gigi tidak cepat keropos yaitu

  1. Sikat gigi teratur setelah sarapan pagi dan sebelum tidur.
  2. Modifikasi pola makan seperti mengurangi makanan yang mengandung asam
  3. Melakukan penambalan pada gigi yang sudah berlubang
  4. Menyikat gigi dengan sikat yang memiliki bulu yang halus
  5. Banyak meminum air putih agar merangsang produksi air liur

Sekian informasi yang bisa Saya berikan, semoga berguna

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


01 November 2019
Ustri Viyani bertanya :

Siang dok,saya mau tanya apakah setelah satu hari tambal gigi boleh makan pisang??

drg. Benedict Natanael Sunarja menjawab:

Selamat Siang Ustri Viyani

Setelah penambalan memang ada beberapa makanan yang harus dihindari seperti, makanan yang terlalu keras. Namun untuk kasus Anda, mengkonsumsi pisang boleh - boleh saja, karena konsistensinya yang lunak. Sehingga aman - aman saja untuk perawatan setelah dilakukan penambalan.

Berikut adalah cara menjaga agar tambalan Anda dapat bertahan lama

  • Menjalankan diet dengan makan yang tidak terlalu keras pada bagian gigi yang sudah ditambal.
  • Menggosok gigi dengan pasta gigi yang memiliki kandungan aktif seperti fluoride.
  • Membersihkan gigi dengan dental floss
  • Cek rutin ke dokter untuk melihat kualitas dari tambalan tersebut apakah masih baik atau tidak

Berikut yang harus dihindari sehabis tambal gigi:

  • jangan mengunyah makanan yang terlalu panas atau terlalu dingin
  • hindari konsumsi makananan yang kenyal, keras dan lengket (seperti contohnya permen yang chewy atau karamel)
  • untuk sementara, gunakan gigi di sisi yang tidak ditambal untuk mengunyah makanan.

Semoga bisa membantu Anda

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."

 

Showing 41 - 50 of 159