09 March 2020
Desiska yanti bertanya :

Hallo dok, kebetulan kali ini yg ingin saya tanyakan tentang permasalahan pertumbuhan gigi anak saya. Anak saya laki laki berumur -+ 1th. Dy gemar sekali dari bayi mengemut/isap jari jempolnya saat mau tidur. Akhirnya terbiasa sampai saat ini karna memang sulit dilepas. Anak akan menangis dll. Efeknya sy lihat dibagian gigi depan atas seperti gigi kelinci. Apakah akan jadi masalah jika dibiarkan terus menerus? Adakah solusi nya dok? Terima kasih sebelumnya

Drg. Sella Prininta menjawab:

Alo, Desiska yanti

Kebiasaan mengemut jempol atau memakai dot yang terlalu lama dapat menyebabkan perubahan susunan gigi pada anak.

Pada saat mengemut jempot anak mempunyai kecenderungan memajukan rahang atas dan gigi depan sehingga kurang baik untuk pertumbuhan gigi. Jika dibiarkan terlalu lama, susunan gigi depan atas anak akan lebih maju dibandingkan keadaan normal.

Pada usia 1 tahun, gigi anak pada umumnya masih dalam masa pertumbuhan sehingga anak akan suka memasukkan jari ke dalam mulut. Gantilah kebiasaan secara perlahan dengan memberikan makanan ringan yang dapat menggantikan kebiasaan anak menggigit gigit atau memasukkan jari ke dalam mulut

Semoga bermanfaat

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


09 March 2020
Arifa Sufria bertanya :

Assalamualaikm dokter, saya mau bertanya masalah gigi anak saya. Dia sekarang umur 6 tahun... permasalahanya itu pada gigi yang keropos kalau orang jawa bilang giges. Mau tanya dokter : 1.bagaimana cara agar tidak terjadi pengeroposan terus menerus pada gigi anak saya?

  1. Bagaimana cara mengurangi bau mulut pada anak saya? Apa itu ada pengaruh dari gigi yang keropos tersebut dok?
  2. Apa boleh anak saya menggunakan obat kumur untuk menghilangkan bau mulut pada usia 6,5 tahun?
  3. Pada waktu apa saja yang tepat untuk mengosok gigi pada anak saya?
  4. Dengan sering sariawan apa bahaya buat anak usia 6,5 tahun?
  5. Bagaimana mencegah agar sariawan tidak timbul kembali?

Semoga bisa terjawabkan oleh bu dokter. Karena ini masalah yang saya hadapai saat ini Terima

Drg. Sella Prininta menjawab:

Alo, Arifa Sufria

Penting sekali menjaga kesehatan gigi dan mulut anak sedari kecil. Gigi anak seringkali berlubang akibat kebiasaan makan makanan manis, menggunakan dot terlalu lama, dan kesulitan dalam menyikat gigi sehingga sisa - sisa makanan sulit dibersihkan. Leadaan tsb dapat menyebabkan gigi anak keropos dan menimbulkan bau mulut.

Gigi yang berlubang dapat dirawat dengan melakukan penambalan ke dokter gigi. Pembersihan plak gigi juga dapat dilakukan sejak gigi anak sudah tumbuh.

Untuk menjaga kebersihan gigi dan mulut anak, biasakan lah menyikat gigi 2x sehari setelah sarapan dan sebelum tidur. Mengurangi konsumsi makanan manis seperti coklat, permen, kue, dll juga sangat baik untuk menjaga kesehatan gigi.

Sariawan seringkali terjadi akibat trauma saat menggigit sesuatu, adanya permukaan gigi yang tajam akibat gigi keropos, dan kekurangan vit c. Lakukan pemeriksaan ke dokter gigi untuk mengetahui penyebab sariawan sering terjadi sekaligus perawatan pada gigi anak.

Semoga bermanfaat

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


09 March 2020
Ferry Hadikin bertanya :

1.Benarkah cuka empek empek Palembang bisa merusak email gigi?

  1. Kenapa bisa tumbuh karang gigi?
  2. Apa penyebab gigi ngilu ketika minum yang dingin?
Drg. Sella Prininta menjawab:

Alo, Ferry Hadikin

  1. Cuka pada pempek bersifat asam sehingga dapat menyebabkan pengikisan lapisan luar gigi apabila dikonsumsi terlalu sering. Tipis nya lapisan email pada gigi dapat menyebabkan gigi sensitif.

  2. Karang gigi disebabkan oleh plak yang mengeras yang lama tidak dibersihkan. Plak sendiri terbentuk dari sisa - sisa makanan yang menempel pada permukaan gigi, biasanya berwarna putih hingga kekuningan.

  3. Karang gigi dan gigi berlubang dapat menyebabkan ngilu pada daerah sekitar gigi dan mulut. Pemeriksaan ke dokter gigi perlu dilakukan untuk mengetahui penyebab rasa ngilu tsb.

Semoga bermanfaat

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


09 March 2020
Puji Lestari bertanya :

Selamat sore dokter, gigi saya yg geraham tertutup gusi hingga untuk mengunyah makanan sangat sakit, tindakan apakah yang harus saya lakukan agar bisa makan seperti biasa dan bagaimana cara agar cepat sembuh?

Drg. Sella Prininta menjawab:

Alo, Puji Lestari

Gusi yang tumbuh pada gigi dapat disebabkan karena adanya polip pulpa karena gigi berlubang.

Polip adalah benjolan yang terbentuk di dalam celah gigi yang berlubang akibat penumpukan bakteri yang mencapai saluran akar.

Perawatan yang umumnya dilakukan adalah dengan insisi atau pengurangan jaringan polip lalu dilanjutkan perawatan saluran akar apabila gigi masih memungkinkan dilakukan perawatan. Opsi lain adalah pencabutan gigi tsb apabila kerusakan gigi sudah parah sehingga tidak dapat dilakukan perawatan saluran akar dan penambalan pada gigi tsb.

Gigi bungsu yang akan tumbuh juga dapat menyebabkan adanya kenaikan gusi yang terlihat seperti menutupi gigi. Biasanya terjadi pada gigi geraham paling belakang pada rentang usia 20 - 25 tahun. Keadaan ini umumnya akan hilang dengan sendirinya ketika masa erupsi gigi berakhir. Apabila datang keluhan kembali, dokter gigi akan menyarankan untuk melakukan pencabutan gigi bungsu (odontektomi) sebagai pilihan perawatan.

Semoga bermanfaat

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


09 March 2020
ismi bertanya :

Assalamualaikum dokter mau tanya Tahun 2018 GIgi saya berlubang dan di lakukan perawatan saluran akar dan di tambal permanen dgn kunjungan 5x ke drg setelah 2tahun berlalu tahun 2020 gigi saya yg d tambal tersebut retak dan goyang kemudian di cabut oleh drg tp tidak sampai tuntas masih ada sisa akar yg tertinggal Karna susah untuk di cabut , kta drg yg menangani sya harus ke RS untuk cabut akarnya, knp harus ke RS ya dok, minta penjelasannya apakah cara mencabutnya beda

Drg. Sella Prininta menjawab:

Alo, ismi

Pencabutan gigi yang tidak sempurna harus segera dilakukan pencabutan kembali gigi atau akar yang masih tersisa karena dapat menyebabkan infeksi yang berdampak buruk bagi kesehatan gigi.

Gusi membengkak dan soket yang tidak sempurna dapat terjadi karena adanya sebagian gigi yang tertinggal. Pencabutan dengan penyulit dapat terjadi sehingga diperlukan pembukaan gusi pada daedah tsb atau pengeboran tulang untuk mengeluarkan gigi yang tertinggal.

Beberapa kemungkinan mengapa pencabutan harus dilakukan di rumah sakit. Di dalam klinik tidak terdapat cukup alat dan bahan sehingga pencabutan harus dilakukan di rumah sakit.

Pencabutan dengan penyulit pada umumnya harus dilakukan dengan dokter gigi spesialis bedah mulut karena sesuai dengan kompetensi dokter bedah mulut.

Semoga bermanfaat

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


09 March 2020
Irvan sakhroni bertanya :

Dokter, gigi bungsu saya tumbuh dan itu sakit pada rahang kanan bawah saya.. apakah itu normal?

Drg. Sella Prininta menjawab:

Alo, Irvan sakhroni

Rasa nyeri akibat gigi bungsu yang sedang tumbuh biasanya akan sering terjadi pada periode erupsi gigi tersebut, yaitu usia 20 - 25 tahun.

Beberapa keluhan lain yang menyertai diantaranya,

  • gusi membengkak
  • kesulitan membuka mulut
  • terdapat gusi yang robek atau terlepas
  • pusing kepala sebelah

Keluhan - keluhan tersebut pada umumnya akan hilang dengan sendirinya, tetapi seringkali muncul kembali jika penyebab tidak dihilangkan. Salah satu cara untuk menghilangkan rasa tidak nyaman akibat tumbuhnya gigi bungsu adalah dengqn pencabutan.

Odontektomi atau operasi pencabutan gigi bungsu dilakukan apabila gigi tumbuh miring sehingga diperlukan pembukaan gusi untuk jalur keluar gigi. Sebelum melakukan pencabutan, dokter hiasanya akan menginstruksikan untuk melakukan foto rontgen dan pemeriksaan lain sbg penunjang perawatan.

Pemberian obat sistemik hanya dapat mengurangi rasa nyeri sementara, pemakaiannya pun harus dengan resep dokter terlebih dahulu.

Semoga bermanfaat

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


08 March 2020
Anissa eka bertanya :

Hallo dok, Gigi saya itu menguning ketika gigi susu saya berganti. Menurut orang tua saya, gigi saya itu kuning karena pengaruh genetik dari om dan tante saya. Pertanyaan saya itu apa bisa gigi saya putih kembali dok? Kalau bisa caranya itu bagaimana ya? Apakah biaya yang harus dikeluarkan cukup mahal dok? Terimakasih

Drg. Sella Prininta menjawab:

Alo, Anissa eka

Gigi manusia sebenarnya tidak berwarna putih susu melainkan putih gading. Perubahan warna gigi menjadi lebih kuning pada umumnya disebabkan oleh kebiasaan yang kita lakukan. Kebiasaan buruk yang kita lakukan akan berdampak buruk juga pada keadaan gigi dan mulut kita.

Beberapa kebiasaan yang menyebabkan gigi menguning, diantara nya :

  • Kebiasaan minum teh atau kopi Zat tanin pada teh dan kopi menyebabkan gigi berubah warna. Apabila zat tanin menempel pada permukaan gigi yang kasar, noda akan semakin cepat terlihat.

  • Merokok Selain merusak sistem pernafasan, zat nikotin dan tar pada rokok apabila menempel pada gigi dapat menyebabkan perubahan warna yang jelas.

  • Konsumsi obat - obat antibiotik Antibiotik khususnya golongan tetrasiklin dapat menyebabkan perubahan warna gigi menjadi keabuan

Tips untuk mencegah gigi menguning, antara lain :

  1. Membiasakan berkumur setelah makan atau minum yang berwarna agar mencegah zat warna menempel
  2. Mengurangi konsumsi rokok, makanan yang terlalu asam, dan minuman berwarna
  3. Menyikat gigi dengan pasta gigi yang mengandung pemutih yang aman
  4. Bleaching, merupakan cara yang efektif untuk menghilangkan noda kuning pada gigi.

Semoga bermanfaat

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


08 March 2020
Togar sofyan bertanya :

Dok mau tanyak, saya habis jatuh dari motor gigi depan bagian atas sebelah gigi kelinci saya patah, patahnya separuh pak, terus saya liat gigi nya yang lengket itu terpecah lagi jadi 2 bagian, bagian depan dan bagian belakang pecahnya dok, bisa ga ya dok kalo nyabut sendiri?

Drg. Sella Prininta menjawab:

Alo, Togar sofyan

Fraktur pada gigi akibat terjatuh, sebelum melalukan perawatan pada gigi tsb diperlukan pemeriksaan ektraoral dan intraoral.

Pemeriksaan foto rontgen diperlukan untuk melihat seberapa besar patahan gigi tsb. Apabila fraktur hanya terjadi sampai mahkota gigi, perawatan yang dapat dilakukan adalah penambalan dan perawatan saluran akar. Pemasangan protesa gigi crown (mahkota) dapat dilakukan apabila kerusakan mahkpta besar.

Fraktur gigi yang mencapai akar, pada umumnya tidak dapat dilakukan perawatan kembali sehingga perlu tindakan pencabutan pada gigi tsb. Pencabutan harus dilakukan oleh dokter gigi untuk mengurangi resiko infeksi atau gigi terlepas sebagian.

Apabila terjadi luka pada gusi atau terjadi pembengkakan pada daerah gigi yang patah, dokter akan merawat terlebih dahulu sampai keadaan gusi sehat.

Segera periksakan gigi anda ke dokter gigi untuk mendapatkan perawatan yang tepat.

Semoga bermanfaat

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


07 March 2020
Juenita bertanya :

Selamat malam dok.saya mau nanya,anak saya gigi permanennya cocot,liat digeogle bisa dipasang lagi dan bisa bener lagi,apa bener dok???terima kasih

Drg. Sella Prininta menjawab:

Selamat Malam Juenita

Apabila gigi anak lepas akibat terjatuh dan keadaan mahkota dan akar dalam keadaan baik, tidak ada patah, gigi dapat dipasang kembali dengan beberapa syarat, yaitu

  1. Waktu gigi berada di luar mulut tidak lebih dari 60 menit
  2. Pada rentang waktu tsb, gigi harus disimpan pada larutan susu, saliva, atau larutan saline
  3. Kondisi gigi dalam keadaan baik, tidak ada patah, karies, dan kelainan lain
  4. Soket gigi yang lepas dalam keadaan utuh
  5. Tidak adanya kelainan jaringan periodontal atau jaringan penyangga gigi

Setelah itu, pada umumnya akan dilakukan perawatan endodontik (perawatan saliran akar) dan perwatan periodontik (jaringan penyangga gigi) untuk membantu reimplantasi gigi yang terlepas. Fiksasi gigi menggunakan kawat diperlukan sekitar 7 - 14 hari sampai gigi tidak goyang dan jaringan peridontal terbentuk kembali.

Segera periksakan ke dokter gigi keluhan anda untuk mengetahui apakah gigi tsb masih dapat dilakukan reimplantasi atau tidak.

Semoga bisa membantu Anda

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


07 March 2020
Yogi Irawanto bertanya :

mau tanya gusi giginya pak yogi bengkak dan sakit, obatnya apa ya

Drg. Sella Prininta menjawab:

Alo, Yogi Irawanto

Abses atau bengkak adalah suatu keadaan infeksius dimana bakteri berkumpul, biasanya membengkak dan berisi cairan pus / nanah pada daerah gusi. Dintandai dengan benjolan berwarna merah, terkadang terdapat bayangan putih berisi nanah. Abses dibedakan berdasarkan letaknya, penyebarannya (akut atau kronis), dan jumlah nya.

Gigi yang berlubang besar yang sudah mati, atau tidak merasakan ngilu sama sekali apabila terkena rangsangan sangat rentan terkena abses. Adanya sisa akar gigi atau plak kalkulus yang banyak juga dapat menyebabkan abses pada gusi.

Keadaan lain yang dapat menyebabkan bengkak pada gusi diantaranya tumbuh gigi bungsu atau trauma saat mengunyah makanan yang keras atau tajam.

Abses biasanya akan hilang dengan obat antibiotik dan analgesik atau dokter gigi umumnya akan melakukan pengambilan jaringan di daerah yang terinfeksi tsb. Setelah itu baru akan dilakukan rencana perawatan berikutnya sesuai dengan keadaan gigi nya. Gigi atau gusi yang sudah terkena abses jika tidak segera ditangani akan menyebabkan infeksi yang lebih serius. Segeralah periksakan keadaan anda ke dokter gigi akan mendapat penanganan yang tepat.

Semoga bermanfaat

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."

 

Showing 81 - 90 of 480