Hallo dok Jadi gini saya ingin mendaftar di sekolah kedinasan yang ada tes kesehatannya di tes kesehatannya itu ada pemeriksaan gigi nahh menurut saya gigi saya ada copot satu di bawah dan saya gak tau pasti itu memang copot apa enggak tapi gigi saya itu berjarak walaupun jaraknya nggak sampek satu gigi dan setelah saya hitung gigi saya itu jumlahnya 13 , apakah jumlah gigi org dewasa itu memang 13?
Alo, Ali Akbar
Total jumlah gigi orang dewasa adalah 32 gigi, dibagi menjadi dua 16 gigi atas dan 16 gigi bawah. Ke 32 gigi tsb terdiri dari 8 gigi seri, 4 gigi taring, 8 gigi premolar, 8 gigi geraham, dan 4 gigi bungsu. Apabila gigi bungsu tidak tumbuh, gigi akan berjumlah 28 secara total. Gigi bungsu sendiri akan tumbuh pada usia 20 - 24 tahun.
Beberapa kelainan, seperti tidak muncul nya benih gigi permanen atau gigi terpendam dapat menjadi penyebab berkurangnya jumlah gigi. Selain itu, gigi berlubang besar atau sisa akar juga termasuk faktor yang menyebabkan gigi harus dicabut sehingga mengurangi jumlah gigi.
Kehilangan gigi akibat gigi berlubang atau sisa akar, yang harus dicabut, perlu diganti dengan gigi tiruan cekat maupun lepasan untuk mempertahankan ruang gigi. Apabila ruang gigi yang hilang tidak diganti dengan gigi baru, akan menyebabkan pergeseran pada gigi lainnya
Semoga bermanfaat
"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."
Dok,,,gigi geraham atas saya tinggal akarnya doang,,, apakah bisa dicabut dok???
Alo, Ummi Vahmi
Sisa akar atau gigi yang berlubang besar tidak bisa dilakukan perawatan harus segera dicabut.
Sisa akar yang tidak segera dicabut dapat menimbulkan infeksi, gusi membengkak, nyeri, dan kesulitan membuka mulut. Sisa akar juga dapat menyebabkan bau mulut sehingga dapat mengganggu aktivitas.
Dokter gigi sebelumnya akan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu sebelum melakukan pencabutan. Sisa akar yang terasa sakit pada umumnya mengalami infeksi pada ujung akar nya sehingga membutuhkan pengobatan terlebih dahulu sebelum dilakukan pencabutan.
Jagalah kesehatan gigi dan mulut dengan menyikat gigi 2x sehari dengan pasta gigi berflouride. Jika terdapat gigi berlubang, segeralah lakukan penambalan walaupun gigi tidak terasa ngilu. Penambalan gigi berlubang sejak dini dapat memcegah kerusakan gigi yang lebih parah.
Semoga bermanfaat
"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."
Ceritanya gini dok. Tgl 21/02/2020, Saya lakukan scaling gigi, saat scaling gigi saya berdarah. Terus saya pulang ke rumah. Malamnya saya sikat gigi terus tiba - tiba berdarah. Saya pikir mungkin sikatnya terlalu keras dan sudah rusak. Besoknya pagi saya coba ganti sikat yang baru, ganti sikat ini masih dengan model yang sama dengan yang lama cuma yang lama agak terlihat rusak. Tetep ditempat yang sama juga berdarah. Setelah itu saya pikir mungkin sikatnya agak keras. Jadi saya coba ganti dengan sikat yang lebih halus dari sebelumnya dan lebih tipis. Setelah makan, saya coba sikat gigi dengan sikat yang baru. Tetap berdarah cuma lebih sedikit. Saya waktu itu gunakan cara sikat gigi 45 derajat diujung gigi dengan gusi cuma agak saya tekan karena takut tidak berfungsi dengan sempurna pembersihan sisa makanan. Jadi itu kenapa ya dok? Apa karena habis dilakukan scaling makanya gusi saya mudah berdarah? atau karena tekanan saya menyikat gigi terhadap gigi? atau karena faktor lainnya dok?Ceritanya gini dok. Tgl 21/02/2020, Saya lakukan scaling gigi, saat scaling gigi saya berdarah. Terus saya pulang ke rumah. Malamnya saya sikat gigi terus tiba - tiba berdarah. Saya pikir mungkin sikatnya terlalu keras dan sudah rusak. Besoknya pagi saya coba ganti sikat yang baru, ganti sikat ini masih dengan model yang sama dengan yang lama cuma yang lama agak terlihat rusak. Tetep ditempat yang sama juga berdarah. Setelah itu saya pikir mungkin sikatnya agak keras. Jadi saya coba ganti dengan sikat yang lebih halus dari sebelumnya dan lebih tipis. Setelah makan, saya coba sikat gigi dengan sikat yang baru. Tetap berdarah cuma lebih sedikit. Saya waktu itu gunakan cara sikat gigi 45 derajat diujung gigi dengan gusi cuma agak saya tekan karena takut tidak berfungsi dengan sempurna pembersihan sisa makanan. Jadi itu kenapa ya dok? Apa karena habis dilakukan scaling makanya gusi saya mudah berdarah? atau karena tekanan saya menyikat gigi terhadap gigi? atau karena faktor lainnya dok?
Alo, Hendri Antonius
Scaling atau pembersihan karang gigi berguna untuk menghilangkan karang gigi secara menyeluruh. Pada beberapa kasis dengan karang gigj yang banyak, pada umumnya akan terjadi perdarahan yang banyak karena penurunan gusi yang besar.
Beberapa hari setelah scaling, umumnya pasien akan merasa gigi lebih ngilu atau sering berdarah karena kondisi gusi belum kembali normal. Pada masa penyembuhan setelah pembersihan karang biasanya dokter gigi akan menyarankan untuk memakai obat kumur antiseptik jika gusi dan gigi terasa ngilu.
Pasta gigi khusus gigi sensitif juga dapat membantu mengurangi perdarahan dan gusi sensitif pasca pembersihan karang. Penggunaan dental floss (benang gigi) untuk membersihkan sisa-sisa makanan juga dapat membantu untuk menjaga gigi tetap bersih sehingga dapat mengurangi penumpukan plak kembali.
Pada umumnya gusi akan membaik sekitar 7 - 14 hari setelah perawatan. Apabila gusi masih sering berdarah setelah satu bulan, sebaiknya mengunjungi dokter gigi kembali untuk pemeriksaan ulang apakah terdapat karang gigi yang belum hilang atau adanya gigi yang berlubang
Semoga bermanfaat
"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."
Halo dok saya mau bertanya. Di internet kan banyak cara utk memutihkan gigi scr alami, salah satunya dg baking soda. Saya mau nyoba sikat gigi pake odol+baking soda krn saya kurang pede dg warna gigi saya. Kira-kira takaran yg aman dan sesuai bagaimana ya dok? Sekali seminggu atau bagaimana? Lalu hasilnya dapat terlihat stlh brp bulan kira2? Terima kasih dok
Alo, Velove
Penggunaan baking soda dipercaya dapat membuat gigi kuning menjadi putih. Baking soda sendiri dikatakan juga dapat memgurangi plak dan kalkulus pada gigi jika digunakan pada kadar yang tepat. Tetapi, baking soda yang dijual dipasaran mempunyai kandungan bahan kimia sintetis lainnya yang bersifat abrasif.
Penggunaan baking soda yang berlebihan dapat membuat gigi menjadi rapuh, keropos, dan membuat gigi tipis sehingga memberikan efek warna gelap pada gigi. Oleh karena itu, sebaiknya hindari menggunakan baking soda secara langsung pada gigi.
Banyak sekali pasta gigi yang mempunyai kandungan baking soda, dengan kadar yang telah disesuaikan, untuk membantu memutihkan gigi. Perawatan bleaching juga dapat menjadi pilihan perawatan apabila ingin memutihkan gigi.
Mengurangi konsumi minuman berwana, kopi, teh, dan merokok juga dapat membantu menjaga gigi berubah warna menjadi lebih kekuningan. Rutin ke dokter gigi 6 bulan sekali untuk membersihkan karang dan selalu menyikat gigi 2x sehari adalah salah satu cara menjaga gigi agar tetap bersih
Semoga bermanfaat
"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."
Dok gigi bungsu saya di kanan bawah sudah tumbuh normal. Dan skrng sepertinya tumbuh lagi di tempat yg sama ketika saya liat dinawah gusi(saya angkat gusinya) terlihat sprti ada gigi yg mau tumbuh.Apa mgkn gigi bungsu tumbuh 2 kali ditemoat yg sama? Dan apakah perlu tindakan oprasi? Karna gusi saya bengkak.
Alo, Citra
Gigi bungsu pada umumnya tumbuh pada usia 20 - 25 tahun. Dalam periode tersebut gigi seringkali terasa nyeri dan tidak nyaman saat gigi mengalami masa erupsi. Gigi bungsu tumbuh pada rahang atas dan bawah dengan total 4 gigi.
Gigi bungsu hanya akan tumbuh 1x pada tiap sisi rahang, dengan waktu yang seringkali berbeda-beda. Apabila gigi tumbuh miring seringkali menyebabkan bengkak pada daerah gigi yang sedang tumbuh, kesulitan membuka mulut, dan terdapat gusi yang terangkat.
Keluhan pada umumnya akan hilang sendiri dalam 2 - 3 minggu dengan tetap menjaga kebersihan gigi dan mulut secara teratur. Apabila keluhan masih datang sebaiknya memeriksakan keluhan ke dokter gigi agar dapat dilakukan foto rontgen untuk melihata bagaimana keadaan gigi atau adakah kelainan gigi.
Odontektomi atau operasi kecil untuk pencabutan gigi bungsu diperlukan apabila gigi berada dalam posisi miring sehingga perlu adanya pembukaan gusi dan jaringan penyangga gigi untuk jalur keluar gigi bungsu.
Semoga bermanfaat
"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."
Dok saya uda usia 23 tapi saya tumbuh gigi sebelah kanan bagian belakang . Tapi saya tidak merasa sakit . Apa itu bahaya dok ? Terimakasih
Alo, Ana Kalalo
Gigi bungsu adalah gigi geraham ketiga yang tumbuh pada usia 15 sampai 25 tahun. Pertumbuhannya seringkali bervariasi pada setiap orang tergantung dari sisa ruang pada rahang atas maupun bawah, maka dari itu gigi bungsu seringkali tumbuh miring, sebagian, atqu tidak tumbuh sama sekali.
Apabila sisa ruang pada rahang atas maupun bawah cukul untuk gigi bungsu tumbuh, pada umumnya gigi akan tumbuh secara normal. Hal tersebut adalah hal yang tidak perlu dikhawatirkan.
Beberapa keluhan yang sering terjadi mengenai gigi bungsu diantaranya pusing kepala sebelah, kesulitan membuka rahang, gusi membengkak, dan rahang terasa pegal. Apabila mengalami keluhan tersebut sebaiknya memeriksakan ke dokter gigi.
Semoga bermanfaat
"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."
Anak saya yg laki² usia 7 tahun, gigi gerahamnya berlobang hingga habis sampai ke gusinya. Geraham bagian depan, 3 kanan bawah dan 3 kiri bawah. Akibatnya gigi gerahamnya tidak bisa digunakan utk mengunyah. Kelihatan kalo setiap dia makan seperti sedikit kesulitan utk menikmati makanannya. Pertanyaan saya: apakah gigi geraham gigi anak bisa tumbuh kembali? Ataukah harus di tambah giginya? Atau justru ada pertimbangan lain dari Dokter Gigi? Terimakasih.
Alo, Dhany AM
Secara umum gigi dibagi menjadi dua, gigi susu dan gigi permanen. Gigi geraham permanen pada umumnya akan mulai tumbuh pada usia 6-7 tahun.
Gigi permanen yang mengalami kerusakan tidak dapat tumbuh kembali. Penambalan dan perawatan saluran akar dapat dijadikan pilihan perawatan untuk memgembalikan fungsi gigi permanen. Pemasangan crown atau mahkota juga dapat dijadikan pilihan perawatan apabila gigi mengalami kerusakan parah yang menyebabkan mahkota patah atau hilang sebagian.
Apabila gigi yang mengalami kerusakan adalah gigi susu, pencabutan atau penambalan dapat dijadikan pilihan perawatan tergantung tingkat kerusakan gigi saat pemeriksaan.
Penting sekali menjaga kesehatan gigi dan mulut anak sedari dini agar terhindar dari gigi berlubang. Gigi yang berlubamg harus segera ditambal agar penyebaran bakteri tidak bertambah parah sehingga gigi mengalami kerusakan yang lebih besar. Selalu jaga kesehatan gigi dan anak dengan menyikat gigi 2x sehari, menyikat lidah, dan menjaga asupan makanan anak.
Semoga bermanfaat
"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."
Hallo Dok...
Saya berusia 49 tahun, 2 tahun yang lalu gigi kanan atas sebelah taring mengalami keropos dan sering sakit. Setelah saya konsultasikan ke Dokter Gigi disarankan untuk dicabut, namun saat proses mencabut gigi Dokter kesulitan mencabutnya hingga membutuhkan waktu lebih lama sekitar hampir 1 jam. Setelah gigi berhasil dicabut ternyata dokter menginfokan & memperlihatkan kalau daging gusi ikut tercabut sepanjang 1/2 cm karena menempel di ujung gigi. Intinya kondisi gusi saya pasca gigi dicabut menjadi bengkak dan sakit hingga 5 hari, setelah itu tidak bengkak tetapi rasa nyeri pada gusi sampia sekarang masih saya alami & menjadi tidak nyaman terkadang sakit jika saya sedang mengunyah makanan. Mohon saran & petunjuk dokter terkait kenapa gusi saya ini, terima kasih.
Alo, Yantie Amary
Penyembuhan luka pasca pencabutan ada suatu proses yang terdiri dari beberapa fase yang terjadi secara bersamaan, pada umumnya luka akan sembuh dalam 3 - 4 minggu saat tulang dan jaringan penyangga gigi telah menutup sempurna.
Proses pencabutan gigi yang memerlukan tindakan pengeboran tulang atau pembukaan gusi, biasanya memberi efek lebih nyeri setelah pencabutan. Pencabutan dengan ada nya abses atau bengkak dibawah saluran akar juga seringkali menyebabkan rasa nyeri lebih lama pasca pencabutan. Abses yang tidak bersih dengan sempurna dapat menyebabkan nyeri dalam waktu lama.
Apabila dalam setahun terakhir, luka bekas pencabutan masih terasa nyeri sebaiknya memeriksakan keluhan tersebut ke dokter gigi untuk dilakukan pemeriksaan ulang dan pemeriksaan foto rontgen.
Semoga bermanfaat
"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."
Dok gigi saya berlubang jadi sering banget sakit nyeri" gt, udh periksa udh minum obat ponstan, catflam tp ga sembuh" knpa ya dok?
Alo, Dewi Isnawati
Nyeri pada gigi berlubang disebabkan oleh adanya penumpukan bakteri yang menyebabkan infeksi yang menjalar hingga ke ujung akar. Sisa makanan yang tidak dibersihkan dalam waktu lama akan berubah menjadi asam oleh bakteri dan akan membentuk plak yang melekat pada gigi dan menyebabkan gigi berlubang. Gigi berlubang yang tidak ditambal akan selalu terasa nyeri apabila terkena rangsangan dan akan bertambah parah sehingga terasa nyeri walaupun tanpa rangsangan.
Untuk mengatasi nyeri pada gigi berlubang tentu saja perlu perawatan pada gigi seperti pembersihan jaringan yang telah rusak baru setelah itu dilakukan penutupan gigi berlubang dengan bahan tambal. Semua prosedur tsb harus dilakukan oleh dokter gigi.
Apabila gigi terasa nyeri saat terkena rangsangan seperti makanan manis, dingin, atau terkena angin, biasanya dokter gigi akan melakukan penambalan secara langsung. Tetapi apabila gigi terasa nyeri terus menerus tanpa adanya rangsangan seperti sakit berdenyut, dokter gigi akan melakukan perawatan saluran akar terlebih dahulu karena bakteri telah masuk sampai ke saluran akar, sehingga dokter gigi perlu mematikan saraf pada gigi untuk membersihkan gigi dari bakteri.
Obat-obat anti nyeri memang dapat mengurangi rada sakit pada gigi tetapi hanya bersifat sementara, sebaiknya lalukan perawatan pada gigi yang dikeluhkan ke dokter gigi terdekat.
Semoga bermanfaat
"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."
Apakah jika demam memang tidak di perbolehkan untuk cabut gigi? dan resiko yang terjadi jika di paksakan apa?
Alo, Muhammad Faisal Amri
Demam merupakan peningkatan suhu tubuh karena respon terhadap infeksi. Saat tubuh demam menandakan bahwa adanya infeksi di bagian tubuh lain.
Pada saat demam, umumnya tubuh akan terasa tidak nyaman, nyeri, atau lemas. Sedangkan tindakan pencabutan gigi memerlukan fisik yang optimal karena prosedur pencabutan gigi pada umumnya mengeluarkan banyak darah. Luka bekas pencabutan sangat rentan terinfeksi, sehingga saat demam atau tubuh tidak dalam keadaan fit resiko infeksi menjalar atau bertambah ke tempat lain lebih besar.
Terlebih lagi demam yang disertai nyeri gigi, menandakan adanya infeksi pada gigi adalah salah satu kontraindikasi pencabutan gigi. Dokter gigi biasanya akan meresepkan obat terlebih dulu untuk mengurangi nyeri dan menunda pencabutan sampai demam turun.
Semoga bermanfaat
"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."